Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Itama Ranoraya Tbk

Itama Ranoraya Tbk

IRRA Bertransformasi, Target Pertumbuhan  Triple Digit

Minggu, 12 Desember 2021 | 14:59 WIB
S.R Listyorini

BANDUNG, Investor.id - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) berkomitmen untuk terus melakukan transformasi dan inovasi untuk mengejar pertumbuhan triple digit setiap tahunnya.

"Kami berpikir seperti startup, apa yang diperlukan pasar masa depan, itulah yang kami lakukan, bisa menjadi jawaban untuk kebutuhan industri kesehatan," kata Henry F Jusuf, Director Strategy and Relations PT Itama Ranoraya Tbk dalam webinar bertema "Future Prospects Jakarta Composite Index in 2022" yang diselenggarakan oleh D'Origin, komunitas investor dan analis pasar modal pada Sabtu (11/12/2021).

Pembiacara lain dalam webinar tersebut adalah pemerhati pasar modal, Edhi Pranasidhi, Nicko Yosafat, ekonom Ciptadana, Herwin Hidayat (Director/Investor Relations PT Bumi Resources Minerals Tbk), Umar Abdullah (Komisaris Independen PT Armada Berjaya Trans Tbk), Adelia Auliyanti (Corporate Secretary PT PP Presisi Tbk) dan Putri Retno Ali (Corporate Secretary PT Widodo Makmur Perkasa Tbk). Acara ini dipandu oleh Cynthia Nadeak dari D'Origin.

Henry F Jusuf menjelaskan transformasi perusahaan 2020-2024, untuk mengejar pertumbuhan triple digit.

1. Fase pertama, dimulai dari perusahaan yang mendistribusi alat-alat kesehatan.

2. Fase kedua tahap manufacturing dan innovation dengan membuat jarum suntik.

3. Fase ketiga: create shareholders value, melakukan kerjasama dengan laboratorium.

4. Fase keempat: mempersiapkan platform dengan membuat aplikasi medical devices, e-healthcare services dan big data. IRRA akan membuat ekosistem terkait dengan kebutuhan alat-alat kesehatan.

Medical devices adalah alat alat yang digunakan untuk melakukan pencegahan, diagnosa atau pemberian treatment terhadap suatu penyakit dan untuk mendeteksi, mengembalikan dan melakukan pengkoreksian terhadap suatu gejala atau melakukan proses penyesuaian untuk beberapa tujuan penyembuhan.

Menurut Henry F Jusuf, masa depan industri kesehatan adalah telemedecine. Untuk itu, IRRA menyiapkan ekosistemnya dengan mengejar pertumbuhan organik dan anorganik, kalau perlu mencaplok perusahaan yang bisa bersinergi.

Belum lana ini, emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) melakukan perjanjian pengikatan jual beli saham bersyarat (PPJB) untuk pembelian atau akuisisi PT Oneject Indonesia (Oneject). 

Pasca akuisisi, IRRA akan menjadi pemegang saham mayoritas di Oneject dengan porsi kepemilikan mencapai 51%. Akuisisi ini merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk menjadi manufacturing high tech di sektor kesehatan.

"Kami memikirkan produk-produk yang relevan karena perkembangan dunia kesehatan sangat pesat," ujarnya. Sebagai contoh, rapid test sekarang ini sudah menjadi life style. "Rapid test tak hanya untuk Covid, tetapi juga penyalit TBC, dan lainnya.

Menurut dia, pada Q3 penjualan rapid test mejadi tren baru. Rumah sakit banyak melakukan rapid test sebelum ke laboratorium. IRRA ingin menjadi center of excellence dengan memproduksi rapid test untuk kebutuhan dalam negeri, juga ekspor.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN