Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Alkes Bantuan  Tiongkok untuk Penanganan Covid - 19 tiba di Halim. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Alkes Bantuan Tiongkok untuk Penanganan Covid - 19 tiba di Halim. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Itama Ranoraya Siapkan Alat Tes dan Obat Covid-19

Nabil Alfaruq, Senin, 6 April 2020 | 05:47 WIB

JAKARTA, investor.id – Emiten distribusi alat kesehatan, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menyiapkan alat tes Covid-19 untuk menghadapi pandemi virus Korona di Indonesia. Perseroan akan mengimpor alat tersebut dari Singapura.

Direktur Itama Ranoraya Pratoto Satno Raharjo mengatakan, pihaknya berharap mendapat izin dari pemerintah untuk bisa mengimpor alat tersebut.

“Kami berencana mengimpor alat tes Covid-19 dari Singapura sebanyak 100 ribu,” kata dia kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Pratoto menegaskan, untuk tahap awal, jumlah alat tes yang didatangkan ke Indonesia diperkirakan tidak sebanyak itu alias bertahap. Pihaknya juga akan memberikan sampel ke rumah sakit untuk diujicoba terlebih dahulu. Setelah mendapatkan hasil dari uji alat tersebut, perseroan akan memulai penjualan.

Kemudian, pihaknya juga menyiapkan obat herbal berbentuk kapsul bernama Avimax, yang akan digunakan untuk pengobatan pasien yang terinfeksi virus Korona. Sebelumnya, obat ini diperuntukkan bagi pasien yang terkena penyakit demam berdarah (DBD). Obat ini telah diujicoba kepada warga yang terkena Covid-19, dari total 117 orang yang mengikuti acara gereja di Bandung, beberapa waktu lalu.

Menurut Pratoto, obat yang diberikan kepada warga tersebut memberikan efek yang bagus, yakni semakin sehat. “Obat ini sebenarnya sudah lama. Selama ini, arahnya ke DBD. Orang yang terkena penyakit ini dan setiap minum obat tersebut pasti 3 hari sudah pulang dari rumah sakit. Fungsi obat ini adalah untuk menaikkan daya tahan tubuh,” tutur dia.

Namun, obat herbal itu belum mendapatkan izin beredar dari pemerintah. Meski demikian, obat tersebut sudah mendapatkan izin klinis dan hak paten, serta registrasi dari Amerika. Sebab itu, perseroan memberikan obat tersebut kepada masyarakat yang telah mencobanya sebagai bentuk testimoni.

Belum lama ini, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Perppu tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan. Dalam Perppu tersebut, terdapat poin yang membahas terkait alat kesehatan. Alokasidana untuk keperluan itu sebesar Rp 75 triliun, yang akan digunakan untuk pembelian APD (alat pelindung diri), test kit, reagen, ventilator, serta upgrade 132 rumah sakit termasuk Wisma Atlet.

Selain itu dialokasikan untuk insentif dokter, perawat, dan tenaga rumah sakit, serta santunan kematian untuk tenaga kesehatan di pusat dan daerah.

Seperti diketahui, Itama Ranoraya juga memproduksi alat kesehatan reagan (pereaksi kimia) dalam bisnisnya. Perseroan akan mencari peluang untuk bisa menawarkan produk perseroan ke pemerintah. “Kami juga akan membawa produk-produk lain,” kata Pratoto.

Selama ini, perseroan memasok alat kesehatan berupa jarum suntik ke Palang Merah Indonesia (PMI). Selain ke PMI, perseroan juga menyuplai produk ke Kementerian Kesehatan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN