Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pabrik baru PT Oneject Indonesia

Pabrik baru PT Oneject Indonesia

SIAPKAN RIGHTS ISSUE

Itama Ranoraya Teken Perjanjian Akuisisi 51% Saham Oneject  

Rabu, 29 September 2021 | 18:52 WIB
Parluhutan Situmorang


JAKARTA, Investor.id - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions), menandatangani perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sebanyak 51% saham PT Oneject Indonesia (Oneject). Akuisisi ini ditargetkan tuntas paling lambat semester I-2022.

Akuisisi tersebut bagian dari transformasi bisnis Itama Ranoraya menjadi manufacturing high tech di sektor kesehatan. Apalagi Oneject merupakan produsen alat suntik Auto Disable Syringe (ADS) terbesar di Asia yang telah memasarkan produknya ke negara-negara di Asia hingga Eropa. Produk perseroan juga digunakan UNICEF.

Dirut Itama Ranoraya Heru Firdausi Syarif
Dirut Itama Ranoraya Heru Firdausi Syarif

Pembayaran akuisisi 51% saham Oneject akan dilakukan dalam dua tranche, yaitu pembayaran awal senilai Rp 198,8 miliar disetorkan saat penandatanganan PPJB dan sisanya setelah ada nilai akuisisi. Adapun, penentuan nilai akuisisi akan mengacu kepada hasil appraisal dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dengan menggunakan tahun buku 2021.

Dirut Itama Ranoraya Heru Firdausi Syarif mengatakan, pembayaran tahap pertama akuisisi Oneject senilai Rp 198,8 miliar diambil dari dana hasil penjualan sebanyak 100 juta saham treasury di harga Rp 1.988 per unit. Harga jual saham treasury tersebut sudah sesuai dengan ketentuan POJK No.30/POJK.04/2017. Sedangkan pembayaran sisanya akan menggunakan dana hasil penerbitan saham baru (rights issue) perseroan.

Heru menambahkan, akuisisi 51% saham Oneject akan dilaksanakan perseroan dengan membeli saham lama dan saham baru Oneject. Saham baru yang diterbitkan bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan modal kerja dan belanja modal Oneject.

“Tahun depan, penjualan ekspor alat suntik akan naik signifikan. Selain itu, Oneject sudah mulai produksi alat kesehatan lainnya mulai awal tahun depan, seperti kantung darah untuk kebutuhan PMI dan juga produksi produk reagen test (Covid & non Covid) milik Abbott. Jadi dana akuisisi juga digunakan untuk pendanaan modal kerja dan belanja modal Oneject,” terang Heru.

Dia mengatakan, akuisisi Oneject ditargetkan tuntas paling lambat semester I 2022, sehingga Oneject bisa dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Itama Ranoraya tahun depan. “Kami akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan akuisisi Oneject dan rights sssue saham pada kuartal I-2022,” terangnya.

Pemain Global
Pasca akuisisi, dia mengatakan, Itama Ranoraya akan menjadi pemain global untuk produsen alat kesehatan. Segmen pasar perseroan tidak lagi permintaan pasar kesehatan domestik, namun juga global. “Dalam dua tahun terakhir, kami mampu meraih pertumbuhan dalam rentang 80-100% setiap tahun, baik pendapatan dan laba bersih. Dengan akuisisi, kami memiliki sumber pertumbuhan baru ke depan,” ungkap Heru.

Roadmap transformasi bisnis Itama Ranoraya tidak hanya menjadi manufacturing high tech di sektor kesehatan, namun masuk pelayanan jasa kesehatan (services). Dengan transformasi bisnis tersebut, perseroan akan memiliki bisnis yang lengkap di sektor kesehatan, yaitu distibusi, manufacturer, dan layanan kesehatan (services). Itama Ranoraya juga akan fokus untuk perdagangan dan services. Sementara Oneject difokuskan untuk manufacturing high tech dan inovasi healthcare.

Itama Ranoraya adalah emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) sejak awal tahun 2000. Perseroan berkomitmen menjadi penyedia layanan kesehatan yang paling andal dan berorientasi pelanggan di Indonesia. Komitmen tersebut dibuktikan dalam sejumlah portofolio.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN