Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bisnis. Foto: Credit Commerce (Pixabay)

Ilustrasi bisnis. Foto: Credit Commerce (Pixabay)

Japfa Jual Saham Produsen Susu, Perusahaan Afiliasi Mitra Adiperkasa Diincar Burger King India

Rabu, 1 September 2021 | 06:15 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Japfa Ltd, induk usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), segera menjual 7,5% saham AustAsia Investment Holdings Pte Ltd, produsen susu dan peternakan sapi di Tiongkok, kepada Genki Forest Technology Group Holdings Ltd dan Honest Dairy Group Co Ltd. Nilai transaksi mencapai US$ 87,6 juta atau setara Rp 1,25 triliun.

Adapun perjanjian transaksi ditandatangani pada 30 Agustus 2021 dalam dua kesepakatan berbeda. Pertama, Plutus Taurus Technology HK Ltd, anak usaha dari Genki Forest, akan mengakuisisi 5% saham AustAsia dari Japfa senilai US$ 58,4 juta. Kemudian, Honest Dairy akan mengakuisisi 2,5% saham AustAsia dari Japfa senilai US$ 29,2 juta.

Penyelesaian transaksi dari Genki Forest diharapkan dalam waktu 15 hari kerja setelah pengumuman. Sementara, untuk transaksi Honest Dairy akan selesai dalam tiga hari kerja setelah pengumuman.

CEO Japfa Ltd Tan Yong Nang mengatakan, pihaknya menyambut baik kehadiran Genki Forest dan Honest Dairy sebagai mitra strategis baru. Pihaknya telah menjadikan AustAsia sebagai produsen susu mentah terdepan di Tiongkok yang memiliki keahlian dalam produksi susu komersial dan peternakan sapi. “Kami percaya AustAsia bisa mendapatkan manfaat dari kehadiran dua mitra strategis ini," jelas dia dalam keterangan resmi, Selasa (31/8).

Genki Forest dan Honest Dairy merupakan perusahaan makanan dan minuman terbesar di Tiongkok. Selama ini, mereka adalah pelanggan AustAsia. Melalui transaksi ini, AustAsia bisa bekerjasama dengan kedua perusahaan dari Tiongkok itu dalam mengembangkan industri hilir di sektor makanan dan minuman. Ditambah, AustAsia akan mendapatkan sumber pendapatan baru, karena bisa memasarkan susu dalam jumlah tertentu kepada investor baru.

Selain Japfa, Meiji juga menjadi pemegang saham AustAsia sejak Juli lalu dengan kepemilikan 25%. Setelah transaksi ini selesai, Japfa tetap menjadi pemegang saham terbesar di AustAsia dengan kepemilikan 67,5%. Struktur kepemilikan saham ini sesuai dengan strategi Japfa yang ingin melakukan diversifikasi pemegang saham dengan investor strategis, namun tetap mempertahankan independensi dan pengawasan manajemen.

Sementara itu, industri dairy di Tiongkok berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Permintaan akan produk dairy yang berkualitas juga meningkat. Permintaan ini diperkirakan terus bertumbuh, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan manfaat susu dan produk dairy. AustAsia berada dalam posisi yang tepat dalam menangkap peluang itu, karena memiliki teknik pengelolaan peternakan terkini dan keahlian yang kuat dalam produksi susu mentah.

Komitmen AustAsia untuk terus bertumbuh terlihat dari peningkatan kapasitas peternakan melalui akuisisi dua peternakan sapi di Shandong dengan kapasitas 16 ribu ekor pada 30 Juni 2021. Akuisisi ini membuat AustAsia menjadi produsen susu mentah terbesar di Tiongkok.

Sebelumnya, sampai akhir 2020, AustAsia memiliki kapasitas peternakan sapi sebanyak 84 ribu ekor. Kapasitas ini berasal dari lima peternakan di Shandong dan tiga peternakan di Mongolia dalam.

Sementara itu, Genki Forest merupakan perusahaan minuman kesehatan di Tiongkok yang memproduksi minuman bebas gula dan rendah kalori. Sedangkan Honest Dairy fokus pada produksi yoghurt dan berbasis di Guangzhou.

Mitra Adiperkasa

Di lain pihak, Burger King India Ltd berencana mengakuisisi mayoritas saham PT Sari Burger Indonesia, pemegang merek Burger King di Indonesia. Saat ini, QSR Indoburger Pte Ltd memiliki 66,48% saham Sari Burger Indonesia. Sisanya 33,52% saham Sari Burger Indonesia dipegang oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Demikian diungkapkan oleh Burger King India Ltd melalui keterbukaan informasi kepada National Stock Exchange of India Ltd, baru-baru ini.

Sementara itu, Burger King India dikabarkan berminat mengakuisisi hingga 85% saham Sari Burger Indonesia, yang akan disertai dengan investasi langsung senilai US$ 40 juta.

Seperti dilaporkan Business Standard, Burger King India menerima penawaran akuisisi dari F&B Asia Venture (Singapura) yang memiliki 65,79% saham Burger King Indonesia. Saat ini, valuasi Sari Burger Indonesia diperkirakan senilai US$ 183 juta.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN