Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KlikDokter, anak usaha PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe), telah ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk membantu mengedukasi masyarakat tentang informasi yang benar terkait Covid -19.

KlikDokter, anak usaha PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe), telah ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan untuk membantu mengedukasi masyarakat tentang informasi yang benar terkait Covid -19.

Kalbe Farma Tetapkan Dividen Rp 937,5 Miliar

Farid Firdaus, Senin, 18 Mei 2020 | 16:35 WIB

JAKARTA, Investor.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menyetujui dividen tahun buku 2019 sebesar Rp 937,5 miliar atau Rp 20 per saham. Jumlah dividen tersebut setara dengan 37% dari realisasi laba bersih tahun lalu.

Vidjongtius mengakui, rasio dividen 2019 yang dibagikan mengalami penurunan, dibanding dividen tahun buku 2018 mencapai 50% dari laba bersih. Penurunan tersebut sebagai upaya perseroan dalam menghadapi ketidakpastian selama 2020 dari dampak pandemi Covid-19. Alhasil, perseroan melakukan inisiatif meningkatkan cadangan arus kas sepanjang tahun ini.

Perseroan memperkirakan, dampak dari pandemi akan terlihat pada laporan keuangan kuartal II-2020. Jika nanti ada pemulihan ekonomi serta membaiknya kinerja perseroan di semester II-2020, maka tak menutup kemungkinan bagi perseroan untuk membagikan dividen interim.

“Ini adalah bentuk mitigasi risiko keuangan. Sejauh ini neraca perusahaan masih positif, cash balance masih ada sehingga punya tambahan cadangan untuk melewati periode pandemi ini dengan baik,” terang dia.

Ke depan, perseroan akan berupaya mempertahankan kebijakan untuk membagikan dividen sekitar 45-55% dari laba bersih. Hal ini dengan mempertimbangkan rencana pengembangan dan kebutuhan dana perseroan.

Hingga kini, kata Vidjongtius, perseroan menilai terlalu dini untuk melakukan penyesuaian target kinerja 2020 lantaran belum ada kepastian kapan pandemi akan berakhir.

Sampai kuartal I-2020, Kalbe Farma mencetak laba bersih sebesar Rp 669,26 miliar atau naik 12,46% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 595,07 miliar. Meningkatnya laba bersih perseroan didorong oleh peningkatan penjualan perseroan yang tercatat naik 8,02% menjadi Rp 5,79 triliun hingga Maret 2020 dari kuartal I-2019 sebesar Rp 5,26 triliun.

Divisi obat resep perseroan menjadi penopang utama total penjualan perseroan dengan membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 5,3% menjadi Rp 1,3 triliun, serta menyumbang 24,1% dari total penjualan bersih.

Selain itu, divisi produk kesehatan meraih peningkatan penjualan sebesar 6,9% menjadi Rp 996 miliar dengan kontribusi sebesar 17,2% terhadap total penjualan bersih perseroan. Sedangkan, penjualan bersih divisi nutrisi tercatat sebesar Rp 1,6 triliun di kuartal I-2020, tumbuh 5,4% dari pencapaian di tahun sebelumnya dan berkontribusi 27,6% bagi total penjualan perseroan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN