Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kalbe Farma. Foto ilustrasi: Defrizal.

Kalbe Farma. Foto ilustrasi: Defrizal.

Kalbe Perkuat Aliansi Bisnis dengan Genexine

Farid Firdaus, Senin, 18 Mei 2020 | 16:28 WIB

JAKARTA, Investor.id –  PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akan merancang proyek kesehatan baru dengan mitra eksisting asal Korea Selatan, Genexine Inc, tahun ini. Kedua perusahaan sebelumnya telah menjalin kerjasama strategis di bidang bioteknologi sejak 2015.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, perseroan akan meningkatkan kerjasama dengan Genexine Inc. Dalam periode satu atau dua bulan ke depan diharapkan sudah ada proposal kongkret yang berisi rincian bentuk kerjasama.

“Kerjasama dengan Genexine memungkinkan penggunaan banyak teknologi baru dalam bidang bioteknologi. Tentu dalam penerapannya kami diskusi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), akademisi, dan pelaku industri,” jelas dia dalam konferensi virtual di Jakarta, Senin (18/5).

Pada 2015, Kalbe Farma dan Genexine mendirikan perusahaan patungan bernama PT Kalbe Genexine Biologics untuk membangun pabrik obat, termasuk bahan baku obat di Delta Silikon 3 Cikarang, Jawa Barat.

Dari pabrik tersebut, Vidjongtius mengatakan, bakal ada 10 calon produk dengan basis bioteknologi. Selain untuk memenuhi pasar dalam negeri dan mengurangi bahan baku impor, produk ini juga akan dipasarkan ke luar negeri.

Perseroan juga turut membuka potensi kerjasama terkait produksi obat serta alat kesehatan yang berhubungan dengan Covid-19. Tak hanya Covid-19, saat ini perseroan terus berupaya mengelompokkan data untuk menyiapkan produk sehubungan dengan segala macam jenis virus.

“Kami identifikasi calon-calon produk, potensi vaksin, mencari kolaborasi, berpartisipasi dengan konsorsium pemerintah. Jadi kami coba petakan karena ini mejadi suatu rencana kerja,” jelas dia.

Selain dengan Korea Selatan, lanjut Vidjongtius, perseroan juga melirik calon-calon mitra dari negara lain seperti Tiongkok dan Eropa. Intinya perseroan selalu membuka diri dengan para pemain asing, domestik, pemerintah, pelaku industri dan akademisi terkait penanganan Covid-19.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN