Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tambang Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC). (Ist)

Tambang Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC). (Ist)

Kapuas Prima Coal Tuntaskan Pembangunan Smelter Timbal Senilai US$ 15 Juta

Senin, 29 November 2021 | 17:19 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) merampungkan pembangunan smelter timah hitam atau timbal (Pb) di wilayah operasionalnya, di Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Pembangunan smelter yang menelan investasi sebesar US$ 15 juta atau setara Rp 214,81 miliar dimulai sejak tahun 2016.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan, Senin (29/11), smelter tersebut merupakan satu-satunya smelter timbal di Indonesia yang berada di bawah pengoperasian anak usaha perseroan, yaitu Kapuas Prima Citra.

“Jika sudah beroperasi, smelter tersebut bakal memproduksi sebanyak 20 ribu ton bullion timbal per tahun. Dari tambahan produksi smelter tersebut, kami mengharapkan adanya tambahan pendapatan atau revenue sebesar US$ 60-80 juta tahun depan,” ujar Direktur Kapuas Prima Coal Evelyne Kioe.

Smelter timbal yang dibangun sejak tahun 2016 direncanakan mulai beroperasi pada Desember tahun 2021. Tidak hanya itu, smelter tersebut akan dioperasikan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, karena telah memenuhi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Nantinya semua limbah didayagunakan kembali, sehingga tidak dibuang dan menjadi limbah yang berbahaya.

Selain smelter timbal yang telah selesai dibangun, perseroan sedang membangun smelter seng (Zn). Progress pembangunan smelter seng tersebut sudah mencapai 82,89% hingga kuartal III-2021 dan diharapkan mulai beroperasi pada kuartal I-2023 dengan kapasitas produksi mencapai 30 ribu ton ingot per tahun.

Sebagai informasi, hingga September 2021, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 612,6 miliar atau meningkat 61,0% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020. Sementara laba bersih perseroan melonjak 148,0% menjadi Rp 65,4 miliar dari Rp 26,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong oleh penjualan Zinc (Zn) yang mencapai Rp 260,4 miliar dan Timbal (Pb) Rp 96 miliar.

Perlu diketahui, tren peningkatan harga komoditas yang masih berlanjut didukung oleh upaya perseroan dalam meningkatkan kapasitas produksi membuat penjualan perseroan mengalami peningkatan.

Penjualan perseroan hingga kuartal III-2021 didominasi oleh penjualan konsentrat seng yang tercatat mencapai Rp 260,4 Miliar atau berkontribusi sebesar 42,5% terhadap total penjualan. Kemudian, diikuti oleh penjualan konsentrat besi sebesar Rp 100,1 Miliar, perak sebesar Rp 98,6 Miliar, konsentrat timbal sebesar Rp 95,9 Miliar, serta penjualan bijih besi sebesar Rp 57,5 Miliar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN