Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto (kiri-kanan): Founder and CEO Wideboard - PT Ruang Aplikasi Nusantara Gisneo Pratala dan Dirut KBI Fajar Wibhiyadi menandatangani kontrak kerja sama penggunaan aplikasi Wideboard. (Foto: Nabil Alfaruq/ID)

Foto (kiri-kanan): Founder and CEO Wideboard - PT Ruang Aplikasi Nusantara Gisneo Pratala dan Dirut KBI Fajar Wibhiyadi menandatangani kontrak kerja sama penggunaan aplikasi Wideboard. (Foto: Nabil Alfaruq/ID)

Hadapai Era Industri 4.0

KBI Terapkan Sistem Aplikasi Wideboard

Nabil Alfaruq, Rabu, 20 November 2019 | 14:30 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) bekerja sama dengan PT Ruang Aplikasi Nusantara mulai menerapkan sistem aplikasi Wideboard guna persiapan  menghadapi era revoluasi Industri 4.0.

Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi mengatakan, aspek teknologi informasi saat ini  sangat dibutuhkan untuk bisa mendorong kinerja perusahaan. “Kita saat ini berada di era teknologi. Kita harus bisa mengikuti, kalo tidak kita tertinggal,” ujar Fajar di Jakarta, Selasa (19/11). 

Menurut dia, penerapan aplikasi Wideboard ke dalam sistem perusahaan dapat membantu peningkatan kinerja. Kesan BUMN yang dulunya kaku dan birokratif, kini, secara perlahan pun berubah. Aktivitas kerja yang dulunya dilakukan secara manual, kini, juga telah bertransformasi dengan menggunakan teknologi digital. 

Saat ini, KBI memiliki 82 keanggotaan perusahaan yang bergabung. Karena itu, jika aplikasi tersebut sudah bisa dijalankan dengan baik, KBI juga akan menerapkan kepada perusahaan anggotanya.

“Kalo aplikasi ini sudah berjalan, kami akan tularkan ke anggota kami. Kalo bisa under corporation juga,” tegasnya.

Wideboard merupakan sebuah aplikasi terintegrasi dengan sistem berbasis chat bot yang memiliki kemampuan untuk audit log. Fungsinya untuk melakukan tracing track audit kepada perusahaan yang menggunakannya. 

Founder and CEO Wideboard - PT Ruang Aplikasi Nusantara Gisneo Pratala mengatakan, aplikasi Wideboard bisa diintegrasikan secara langsung ke setiap divisi yang ada di sebuah perusahaan.

“Jadi, ini segmented. Di sini, kita sistemnya memotong alur birokrasi dan langsung dituju ke divisi yang bersangkutan,” ujarnya. 

Hal tersebut pun sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo selama lima tahun ke depan yang ingin memangkas birokrasi di Tanah Air. 

Sebelumnya, KBI telah menerapkan beberapa aplikasi, antara lain ISWARE, SKD, dan SITNa. ISWARE yang diterapkan dalam layanan resi gudang merupakan aplikasi bagi pemilik komoditas terbesar di Indonesia dan dapat dengan mudah mendaftarkan komoditasnya ke dalam sistem resi gudang untuk dapat diterbitkan dokumen resi gudangnya secara realtime dan relatif cepat. 

Sementara itu, SITNa adalah sistem informasi transaksi yang memungkinkan nasabah untuk dapat melihat transaksi yang terdaftar dalam KBI. 

“Penggunaan teknologi informasi seperti Wideboard, STINa, SKD, maupun ISWARE merupakan langkah strategis yang dilakukan kami untuk siap menghadapi era 4.0,” ujar Fajar. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA