Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ashmore Asset Management

Ashmore Asset Management

Kejar Pertumbuhan AUM 15%, Ashmore Siap Rilis Produk Baru

Sabtu, 16 April 2022 | 10:22 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Manajer investasi, PT Ashmore Asset Management menargetkan pertumbuhan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar 10%-15% secara year on year di tahun 2022 ini. Pada akhir Desember 2021 lalu, AUM Ashmore tercatat sebesar Rp 39,6 triliun.

Direktur PT Ashmore Asset Management, Steven Satya Yudha mengatakan target pertumbuhan sebesar 15% terbilang konservatif ketika pasar saham sedang mengalami tre penguatan di tahun ini. Target itu menurutnya ditetapkan karena dalam dua tahun terakhir Ashmore telah menikmati lonjakan pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan.

“Tahun ini kami fokus pada pendalaman market share, kemudian kami berupaya mengembalikan lagi appetite investor-investor institusi terhadap reksa dana saham,” ujar Steven saat ditemua Majalah Investor di kantornya belum lama ini.

Langkah penting untuk mengejar pertumbuhan kinerja dilakukan Ashmore dengan memperkuat jalur distribusi digital BMoney. Platform ini dikembangkan Ashmore bersama anak usaha Bukalapak.

Baca Juga: Ashmore (AMOR) dan Bukalapak (BUKA) Buat Perusahaan Patungan, Namanya Buka Investasi Digital

Steven bilang BMoney mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, dimana aplikasi ini telah mendapat 500 ribu user setelah 5 bulan diluncurkan. “Saat ini setidaknya BMoney sudah memiliki 1 juta user,” imbuhnya.

Melalui platform BMoney tersebut, Ashmore optimistis dapat mencapai pertumbuhan jumlah investor baru sebesar 30%-50% tahun ini. “Kami fokus meningkatknya jumlah nasabah,”urainya.

Penambahan jumlah nasabah tadi akan berkontribusi pada pertumbuhan AUM. Untuk mendukung hal itu, Ashmore sedang menyiapkan beberapa produk reksa dana baru salah satunya reksa dana dengan tema ESG (Environmental, Social and Government)

“Tema ESG sangat menarik untuk diangkat karena memang ini salah satu bisnis yang pertumbuhannya sangat pesat dan signifikan terutama di luar negeri, apalagi generasi muda punya awareness tinggi terhadap isu ESG,” ujarnya.

Selain itu Ashmore juga sedang menyiapkan produk-produk berbasis sektor riil maupun reksa dana syariah. “Kita akan kembangkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas yang mana target investasinya di sektor riil, kita percaya Langkah ini bisa lebih mendukung ekonomi secara lebih direct,” imbuh Steven.  

  

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN