Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi: Obligasi Negara Ritail/IST

Ilustrasi: Obligasi Negara Ritail/IST

Kepemilikan Asing di SBN Terus Turun ke Level 19,15%

Jumat, 21 Januari 2022 | 15:37 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, Investor.id - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatatkan penurunan kepemilikan SBN oleh investor asing atau non resident. Penurunan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperdalam pasar keuangan domestik dengan mengajak investor dalam negeri.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, saat ini, kepemilikan asing di SBN tersisa 19,15% atau setara dengan Rp 888,96 triliun. Angka tersebut turun drastis dari sebelum pandemi, pada Februari 2019, kepemilikan asing di SBN masih mencapai 37,91%.

Baca juga: Investasi di SBN adalah Wujud Masyarakat Mendukung Pemulihan Ekonomi

“Sebelum pandemi di pasar domestik dominasi atau kepemilikan investor asing atau non residen 30%. Namun setelah pandemikesadaran masyarakat domestik untuk berinvestasi di SBN meningkat yang berimbas terhadap penurunan porsi investor non residen menjadi 19%,” tegasnya dalam diskusi, Jumat (21/1).

Ke depan, Deni berharap, porsi kepemilikan asing di SBN turun dan investor domestik meningkat, di tengah upaya pemerintah dengan memperbanyak jumlah penerbitan SBN berbasis ritel. Dengan tujuan agar kerentanan gejolak eksternal tidak mengganggu pasar keuangan domestik.

“Harapnnya ke depan kepemilikan investor domestik akan terus meningkat, sehingga sektor keuangan dalam negeri kuat dan mandiri. Peningkatan diharapkan didukung investor milenial dan penguatan pasar fintech”tegasnya.

Baca juga:BI Tetap Komit Membeli Langsung SBN 

Di sisi lain, menurut dia, pemerintah akan terus mengembangkan instrumen inovasi lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi di pasar keuangan. Hal ini untuk mewujudkan sektor keuangan yang inklusif, dengan mendorong partisipasi generasi muda, masyarakat dalam berinvestasi untuk mendukung pembiayaan pembangunan Indonesia.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN