Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mega Manunggal.

Mega Manunggal.

Keppel, Mega Manunggal, dan Manulife Bangun Aliansi Bisnis

Senin, 15 Juni 2020 | 22:07 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Konglomerat asal Singapura, Keppel Corporation melalui Alpha Investment Partners Ltd bersama PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dan PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) membentuk perusahaan bersama yang fokus pada sektor properti logistik di Indonesia. Target awal dana investasi kerja sama ini sekitar US$ 200 juta.

Alpha Investment akan bertindak sebagai manajer investasi pada kerja sama ini. Sementara, Mega Manunggal bertindak sebagai penasihat strategis untuk Alpha Investment sekaligus pengelola ventura. Adapun perusahaan baru ini telah menerima komitmen modal awal sekitar US$ 93 juta dari mitra usaha, termasuk PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.

Dalam perjanjian disebutkan, pendirian perusahaan bertujuan untuk mengakuisisi empat aset logistik milik Mega Manunggal di sekitar wilayah Jabodetabek. Aset yang akan diakuisisi menjadi portofolio awal perusahaan baru tersebut.

Aset yang dimaksud adalah tiga pergudangan dengan penyewa tunggal dan satu pergudangan dengan beberapa penyewa. Total aset bersih aset pergudangan tersebut lebih dari 163.000 meter persegi. Sementara tingkat okupansi pergudangan mencapai 96%.

Para penyewa gudang logistik ini merupakan perusahaan dari berbagai sektor, termasuk barang-barang konsumsi, industri e-commerce, serta logistik, yakni Unilever, Li & Fung dan DHL. Penjualan aset-aset Mega Manunggal ke ventura bersama ini telah disetujui pemegang saham Mega Manunggal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLB) pada 20 Desember 2019.

CEO Alpha Investment Alvin Mah mengatakan, sektor properti logistik di Indonesia berpotensi mengalami permintaan yang kuat. Hal tersebut didorong oleh sejumlah faktor yakni meningkatnya populasi kelas menengah, pertumbuhan pesat konsumsi dan e-commerce, serta terbatasnya pasokan fasilitas logistik modern di Jakarta.

“Ventura ini memungkinkan kami menangkap peluang yang timbul dari lanskap yang berkembang. Kami menawarkan mitra usaha terhadap potensi tingginya pertumbuhan sektor properti logistik pada negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara,” jelas Alvin dalam keterangan resmi, Senin (15/6).

Menurut Alvin, pembentukan usaha bersama di tengah ketidakpastian pasar adalah bukti kemampuan Alpha Investment dalam mencari peluang investasi yang berkualitas.

Sementara itu, CEO Mega Manunggal Property Bonny Budi Setiawan mengatakan, perseroan mengambil langkah perdana dalam menerapkan strategi daur ulang modal dari portofolio aset yang stabil. Kerja sama dengan Alpha Investment dan Manulife memungkinkan perseroan memonetisasi aset serta menawarkan modal yang berkelanjutan.

Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland menambahkan, akuisisi aset ini sangat cocok dengan strategi investasi jangka panjang perseroan di pasar Asia Pasifik. Pihaknya juga berharap kerjasama membawa nilai tambah bagi perseroan dan Indonesia secara jangka panjang.

Adapun Keppel Corp menilai transaksi yang dilakukan anak usahanya ini tidak berdampak material terhadap laba bersih per saham perseroan tahun ini. Seperti diketahui, Alpha Investment memiliki basis investor institusi yang terdiri dari program dana pensiun, lembaga keuangan, dana abadi, serta perusahaan asuransi.

Grup perseroan memiliki kantor cabang di Eropa, Amerika Utara, Asia dan Timur Tengah. Perusahaan juga tercatat mengelola Alpha Real Estate Securities Fund, yang merupakan real estate investment trust (REIT) terdaftar di Asia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN