Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrastrasi Emas - Logam Mulia (Antara)

Ilustrastrasi Emas - Logam Mulia (Antara)

Ketidakpastian Dorong Harga Emas Naik

Listyorini, Jumat, 15 Mei 2020 | 07:22 WIB

CHICAGO, Investor.id - Meningkatnya ketidakpastian ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19) dan kekhawatiran bakal terjadinya gelombang kedua infeksi virus menyebabkan permintaan safe haven (investasi yang dianggap aman), salah satunya emas, meningkat signifikan.

Harga emas spot COMEX naik 0,7% menjadi $ 1,727.70 per ounce pada 1:50 sore EDT (1750 GMT), mendekati rekor tertinggi pada 23 April pada level $ 1,735,96.

Sementara itu, harga emas berjangka pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), naik 1,4% menjadi US$ 1,740,90 per ounce. Emas naik ke level tertinggi dalam tiga minggu ini.

Permintaan safe-haven kembali meningkat setelah investor mengalihkan aset berisiko yang dipicu oleh kekhawatiran bahwa pelemahan ekonomi akan berkepanjangan. Selain itu, pasar dibayangi oleh ketegangan hubungan AS-Tiongkok.

"Hubungan AS-Tiongkok belum menunjukkan perbaikan dan Anda memiliki data ekonomi yang suram sehingga mendukung safe-haven (permintaan), "kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

Sebelumnya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell memperingatkan potensi pertumbuhan ekonomi yang lemah bakal berjalan dalam waktu yang lebih panjang. Namun, ia berkomitmen untuk menggunakan kekuatan bank sentral sesuai kebutuhan, dan menyerukan stimulus fiskal tambahan untuk membendung kerusakan ekonomi akibat pandemi virus corona.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS menyebutkan klaim pengangguran berjumlah 2,98 juta untuk pekan yang berakhir 9 Mei. Angka tersebut turun dari 3,18 juta pada minggu sebelumnya, menandai penurunan mingguan keenam beruntun dari klaim yang masih sangat tinggi

Emas juga diuntungkan dari ketidakpastian geopolitik menyusul pernyataan Presiden Donald Trump yang kecewa dengan Tiongkok terkait virus corona. Trump mengaku tidak tertarik untuk berbicara dengan Presiden Xi Jinping saat ini, bahkan dapat memutuskan hubungan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Perdagangan logam mulia lain, seperti paladium naik 0,1% menjadi $ 1,820.61 per ounce. Platinum naik 1% menjadi $ 763,94 per ounce, dan perak naik 0,8% menjadi $ 15,77 per ounce.

Sumber : REUTERS

BAGIKAN