Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketut Budi Wijaya. Foto: DAVID

Ketut Budi Wijaya. Foto: DAVID

Ketut Budi Wijaya Nakhodai Lippo Cikarang

Rabu, 30 Juni 2021 | 11:10 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengangkat Ketut Budi Wijaya sebagai presiden direktur yang baru terhitung sejak ditutupnya RUPST, Selasa (29/6), menggantikan Sie Subiyanto.

Ketut Budi Wijaya merupakan Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) sejak 5 Juni 2018. Per tahun 2020, Ketut juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dan sebagai komisaris PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD).

Dengan demikian, susunan anggota direksi perseroan dan dewan komisaris hasil RUPST 2021, yakni Presiden Komisaris Theo L Sambuaga, serta Komisaris Independen Didik Junaeidi Rachbini dan Hadi Cahyadi. Lalu, Komisaris Ali Said, Anand Kumar dan Sugiono Djauhari.

Sedangkan, presiden direktur dijabat oleh Ketut Budi Wijaya. Rudy Halim, Tevilyan Yudhistira Rusli, dan Ju Kian Salim menjabat sebagai direktur.

“Kami mengucapkan selamat bergabung dan berkontribusi untuk meningkatkan kinerja perseroan,” ujar Presiden Komisaris Lippo Cikarang Theo L Sambuaga dalam keterangan tertulis, Rabu (30/6).

Sementara itu, Direktur Lippo Cikarang Rudy Halim mengungkapkan, di tengah masa pandemi Covid-19, perseroan terus berfokus untuk memanfaatkan momentum dan peluang yang tercipta melalui kehadiran salah satu produk baru, yakni Waterfront Estates, perumahan kelas premium dengan lokasi yang strategis di kawasan Lippo Cikarang.

Dikemukakan, sepanjang 2020, perseroan telah meluncurkan tiga klaster Waterfront Estates, yaitu Riverside, Silvercreek, dan Travertine, dengan total penjualan rata-rata sampai dengan Mei 2021 mencapai 90. Selain itu, hingga Mei 2021, kemajuan konstruksi di klaster Riverside sudah mencapai 100% dan telah diserahterimakan kepada pembeli sejak 24 April 2021.

Sementara itu, dari segi finansial, perseroan mampu menorehkan kinerja yang positif pada 2020 dengan kenaikan pendapatan yang didukung oleh penjualan rumah hunian dan serah terima Apartemen Orange County. Yakni, memberikan kontribusi 68,6% dari total pendapatan dan meningkat sebesar 53,4% dari Rp 825,1 miliar di 2019, dan peningkatan laba kotor sebesar 3,7% menjadi Rp 706,1 miliar di 2020 dari Rp 681,1 miliar di 2019.

Perseroan juga terus melakukan pengembangan CBD di sentra kawasan Lippo Cikarang dan memantapkan kinerja konstruksi serta penjualan Distrik 1 maupun Distrik 2 Meikarta.

Untuk informasi, Lippo Cikarang berada di atas lahan seluas 3.250 hektar dan menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah dan berpenduduk 55.379 jiwa. Di kawasan industri Lippo Cikarang terdapat sekitar 582.307 orang yang bekerja setiap hari di 1.399 fasilitas manufaktur. LPCK sendiri merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Lippo Karawaci adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatannya dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh persediaan tanah yang beragam. Bisnis LPKR terdiri dari residential atau township, mal ritel, rumah sakit, perhotelan, dan manajemen aset.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN