Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nippon Indosari. Foto: DAVID GITA ROZA

Nippon Indosari. Foto: DAVID GITA ROZA

KKR Miliki 19,64% Saham Produsen Sari Roti

Kamis, 8 Oktober 2020 | 06:43 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – KKR & Co LP melalui Demeter Indo Investment Pte Ltd membeli sebanyak 98,53 juta (1,59%) saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Dengan demikian, KKR memiliki 19,64% saham perusahaan roti terbesar di Indonesia dengan merek dagang Sari Roti tersebut.

“Sebelum transaksi ini, kami memiliki sebanyak 1,11 miliar saham Nippon Indosari atau setara dengan 18,05%,” ungkap Direktur Demeter Indo Investment Jaka Prasetya dalam keterangan resmi, Rabu (7/10).

Perusahaan tersebut menggelontorkan dana senilai Rp 121,2 miliar untuk menambah saham Nippon Indosari dengan harga pembelian Rp 1.230 per saham. Transaksi ini telah dilakukan pada 29 September 2020. “Tujuan dilakukannya aksi tersebut untuk investasi,” ujar dia.

Sebelumnya, Nippon Indosari meraup dana sebesar Rp 459,4 miliar dari penjualan saham simpanan (treasury stock) sebanyak 375,03 juta saham atau setara 6,06% kepada Lief Holdings Pte Ltd. Rencananya dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis penjualan roti.

Sekretaris Perusahaan Nippon Indosari Sri Mulyana mengungkapkan, Lief Holdings Pte Ltd merupakan perusahaan keluarga Yap dan Wendy Sui Cheng Yap, yang juga menjabat direktur utama perseroan. Dengan penjualan saham tersebut, Lief Holding kini menjadi pemegang 6,06% saham perseroan.

“Pengalihan yang dilakukan oleh perseroan kepada Lief Holdings sebagai cerminan komitmen dan dukungan penuh Wendy Yap terhadap perkembangan potensi bisnis perseroan di masa yang mendatang,” jelas Sri dalam keterangan tertulis.

Dia mengatakan, aksi pembelian saham oleh Lief Holdings dilakukan pada 5 Oktober. Setelah aksi korporasi tersebut, perseroan akan meraih dana sebesar Rp 459,41 miliar. Dalam pelaksanaannya, perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai anggota bursa efek yang ditunjuk untuk melakukan pengalihan.

Lebih lanjut Sri menjelaskan, rencana penggunaan dana hasil penjualan saham akan digunakan untuk keperluan ekspansi usaha perseroan dalam rangka pengembangan pasar produk roti di Indonesia. Selain itu, dana yang didapatkan juga diperuntukkan untuk membayar utang jangka pendek perseroan. “Diharapkan setelah pembayaran utang jangka pendek tersebut dapat mengurangi beban bunga perseroan,” ujarnya.

Di sisi lain, Sri mengatakan, tidak ada perubahan pemegang saham pengendali setelah aksi penjualan saham. Terlebih, Lief Holding tidak memiliki saham pada Bonlight Investment Ltd.

Sebelumnya, perseroan memiliki sebanyak 375,03 juta saham simpanan (6,06%) yang berasal dari hasil pembelian kembali (buyback) saham yang digelar perseroan pada periode 20 Juli 2018 hingga 11 Juni 2020 lalu. Perseroan melakukan buyback saham pada harga rata-rata Rp 1.148 per saham.

Sebelumnya, emiten berkode saham ROTI ini juga melepas seluruh sahamnya sejumlah 55% pada anak usahanya, yakni Sarimonde Food Corporation (SMFC), kepada Monde Nissin Corporation MNC. Perseroan berharap setelah langkah ini diambil dapat lebih fokus kepada pengembangan usaha di dalam negeri. Dana yang diperoleh dari aksi ini akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha perseroan.

Hingga paruh pertama 2020, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 1,67 triliun, meningkat 5,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,58 triliun. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai Rp 91,44 miliar, terkoreksi 9,86% dari sebelumnya Rp 101,45 miliar pada periode sama tahun lalu.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN