Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IHSG Melemah

IHSG Melemah

PERANG DAGANG AKAN DISELESAIKAN DALAM PERTEMUAN G20, JUNI

Koreksi IHSG Dalam, Momen Buru Saham Unggulan

Farid Firdaus dan Tri Listyarini, Kamis, 16 Mei 2019 | 08:15 WIB

JAKARTA– Indeks harga saham gabungan terkoreksi dalam sebesar 3,68% dalam tiga hari perdagangan ke 5.980,89, Rabu (15/5), akibat eskalasi perang dagang AS-RRT dan dampaknya yang memicu neraca perdagangan Indonesia defisit US$ 2,56 miliar hingga April 2019.

Koreksi indeks Bursa Efek Indonesia ini dapat dimanfaatkan investor untuk mengakumulasi saham unggulan dari sejumlah sektor yang fundamentalnya masih bagus, seperti telekomunikasi dan barang konsumsi yang mengandalkan pasar dalam negeri.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan bertemu dengan Presiden RRT Xi Jinping dalam pertemuan puncak G20 bulan depan di Jepang, di tengah meningkatnya perang dagang antara kedua ekonomi terbesar di dunia ini. AS telah menaikkan tarif impor dari 10% menjadi 25% atas produk Tiongkok senilai US$ 200 miliar Jumat lalu (10/5) waktu setempat, yang menggoyang pasar keuangan global.

Di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (15/5) kembali terkoreksi 1,49% menjadi 5.980,89. Sedangkan indeks secara month-to-date (mtd) sudah terkoreksi 7,35% dan secara year to date (ytd) terkoreksi 3,45%.

Pada Rabu (15/5), koreksi indeks harga saham itu menyebabkan market cap (kapitalisasi pasar) di BEI turun Rp 102 triliun. Secara month-to-date, sudah turun sebesar Rp 538,46triliun, dari Rp 7.342,99 triliun pada 30 April 2019 menjadi Rp 6.804,53 triliun kemarin.

Sedangkan secara ytd terpangkas Rp 218,97 triliun, disbanding pada 28 Desember 2018 sebesar Rp 7.023,50 triliun.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN