Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memperhatikan layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Karyawan memperhatikan layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Korona Kembali Seret IHSG Senin ke Zona Merah

Gora Kunjana, Senin, 24 Februari 2020 | 09:12 WIB

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Senin (24/2/2020) masih belum mampu bangkit dari pelemahan akhir pekan lalu.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.00 WIB, indeks turun 52,74 poin atau -0,90% ke level 5.829,51.

Sebanyak 90 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit awal, dengan nilai perdagangan sekitar Rp 114 miliar, dan frekuensi baru 7.305 kali transaksi.

Pelemahan indeks seiring pelemahan di bursa Asia yang hanya satu indeks berkinerja positif.

Kinerja bursa Asia pada Senin pagi (24/2/2020). Sumber: BSTV
Kinerja bursa Asia pada Senin pagi (24/2/2020). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan IHSG berada pada rentang 5.826-5.953 untuk perdagangan Senin (24/2).

Analis merekomendasikan buy BULL (TP 166), TLKM (TP 3.740), dan AKRA (TP 3.120). Rekomendasi sell untuk SMGR (TP 11.450) dan MDKA (TP 1.295).

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support-resistance 5.850-5.930 dengan kecenderungan melemah menguji support level di awal pekan ini (24/2).

Waspadai berlanjutnya aksi profit taking pada saham-saham bank (terutama BBNI, BBRI dan BMRI).

Panin Sekuritas menyebutkan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 5.820 sampai 5.940.

Indikator Stochastic masih menujukkan IHSG berada di area jenuh jual dan mengindikasikan arah balik menuju penguatan jangka pendek.

Cermati saham-saham berikut CTRA, GGRM, PSAB, dan TLKM.

IHSG ditutup menurun sebesar -60,23 (+1.01%) menuju level 5.882,25 pada perdagangan hari Jumat (21/2/2020).

Aksi profit taking dan penutupan gap IHSG pada 5.882 berlanjut.

IHSG kembali ke zona merah pada penutupan perdagangan pekan kemarin, namun dengan berhasilnya gap ditutup, maka idealnya IHSG kembali menguat.
  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN