Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Acara peluncuran logo baru Krakatau Steel dalam rangka memasuki usia ke-50 tahun yang disiarkan secara langsung di Youtube channel Krakatau Steel Official, Jumat (28/8/2020).

Acara peluncuran logo baru Krakatau Steel dalam rangka memasuki usia ke-50 tahun yang disiarkan secara langsung di Youtube channel Krakatau Steel Official, Jumat (28/8/2020).

Krakatau Steel Siapkan OWK Rp 3 Triliun

Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:38 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menyiapkan penerbitan obligasi wajib konversi (OWK) hingga Rp 3 triliun guna memperkuat posisi keuangan. Hal ini juga bagian dari pencarian suntikan dana dari Kementerian Keuangan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah disepakati pada 6 Oktober 2020.

OWK akan dikonversi menjadi saham baru melalui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih (non-HMETD) atau private placement. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan bertindak sebagai investor yang menyerap OWK. Sementara, PT Saran Multi Infrastruktur (SMI) menjadi pelaksana investasi.

OWK bertenor tujuh tahun sejak penerbitan dengan jaminan unsecured dan pari passu dengan seluruh unsecured kreditur Krakatau Steel lainnya. Pembayaran kupon dilakukan semi-annual basis atau setiap 31 Maret dan 30 September.

“Pendanaan dalam rangka program PEN bertujuan mendukung likuiditas dan solvabilitas Krakatau Steel, khususnya pembiayaan modal kerja dan operasional perseroan,” jelas manajemen dalam keterangan resemi, Rabu (14/10).

Sesuai rencana, harga konversi OWK yang disepakati mengacu pada 90% dari rata-rata harga saham penutupan perseroan selama dua puluh lima hari bursa berturut-turut di pasar regular atau harga saham penutupan perseroan satu hari sebelum tanggal konversi, mana yang lebih rendah.

Penerbitan OWK dilaksanakan setelah meraih persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan 24 November 2020.

Aksi ini dinilai sangat mendukung operasional Krakatau Steel. Pasalnya, pandemi Covid-19 telah membuat kegiatan operasional dan produksi industri baja hulu, industri baja hilir, dan industri pengguna mengalami penurunan sebesar 30-50%. Hal ini lantaran rendahnya permintaan dan kemampuan modal kerja yang terbatas.

“Posisi perseroan sebagai penyedia produk baja hulu menjadikan industri hilir dan industri pengguna bergantung pada operasional perseroan. Industri tersebut kini sedang terpukul akibat penurunan permintaan dan kesulitan cashflow,” kata manajemen.

Perseroan sebagai BUMN strategis perlu melakukan inisiatif kepada industri hilir dan industri pengguna untuk menggerakkan kembali perekonomian nasional, karena industri memiliki multiplier effect yang sangat luas terhadap output ekonomi untuk sektor besi dan baja dasar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN