Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas Antam. (Foto: ANTARA)

Emas Antam. (Foto: ANTARA)

Kuartal I Mengesankan, Analis Ini Revisi Naik Target Kinerja dan Saham Antam (ANTM)

Selasa, 24 Mei 2022 | 09:07 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam berhasil membukukan kinerja keuangan kuartal I-2022 yang mengesankan. Hal ini didukung kenaikan laba bersih perseroan lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 1,4 triliun.

Tingginya pertumbuhan laba bersih tersebut didukung peningkatan kinerja operasional perseroan, yang bersamaan dengan tidak adanya impairments keuangan yang dilaksanakan perseroan sepanjang kuartal I-20221.

Baca juga: Kuartal I, Laba Antam (ANTM) Melesat 132%

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi naik target harga saham ANTM dari Rp 3.200 menjadi Rp 3.400 dengan rekomendasi dipertahankan beli.

“Realisasi laba bersih tersebut sudah melampaui estimasi kami dan konsensus analis. Raihan tersebut merefleksikan 39,6% dari target BRI Danareksa Sekuritas dan 39,9% dari estimasi konsensus analis,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan dalam risetnya.

Dengan kinerja yang mengesankan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas memilih merevisi naik target laba bersih Antam tahun 2022 dari Rp 3,69 triliun menjadi Rp 4,53 triliun. Perkiraan pendapatan juga direvisi naik dari Rp 37,51 triliun menjadi Rp 40,17 triliun.

Baca juga: Kembangkan Baterai, Anak Usaha Antam (ANTM) IBC Kantongi US$ 15 Miliar dari Korsel dan Tiongkok

ANTM diprediksi memproduksi sebanyak 27 ribu ton feronikel tahun ini, sebanyak 8,11 juta bijih nikel, dan emas mencapai 739.463 ounce. Sedangkan harga jual nikel tahun ini diprediksi mencapai US$ 24.000 per ton, bijih nikel sekirtar US$ 45 per ton, dan rata-rata harga emas US$ 1.900 per ounce.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN