Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lippo Cikarang. Foto: IST

Lippo Cikarang. Foto: IST

Kuartal I-2020, Lippo Cikarang Raih Lonjakan Pendapatan 44%

Farid Firdaus, Minggu, 28 Juni 2020 | 13:45 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membukukan lonjakan pendapatan sebesar 44% menjadi Rp 574 miliar hingga kuartal I-2020, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 399 miliar. Peningkatan ini terutama berasal dari penjualan rumah tinggal dan apartemen dari Rp 304 miliar menjadi Rp 362 miliar.

Kenaikan pendapatan juga dikontribusikan penjualan tanah komersial dan ruko serta penjualan tanah industri Lippo Cikarang pada kuartal I-2020 masing-masing sebesar Rp 57 miliar dan Rp 59 miliar. Pendapatan juga didukung oleh peningkatan pendapatan berulang yang oleh divisi manajemen kota sebanyak 6% secara tahunan menjadi Rp 83 miliar dari Rp78 miliar pada periode sama tahun lalu.

Sementara itu, pendapatan sewa turun 23% secara tahunan menjadi Rp13 miliar dari Rp 17 miliar di kuartal I-2019. Hal ini karena penyewa di Maxxbox Lippo Cikarang yang tidak melanjutkan sewa, terutama PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) yang memindahkan galeri pemasaran Meikarta ke Distrik 1.

Presiden Direktur Lippo Cikarang Simon Subiyanto mengatakan, dalam waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, perseroan fokus mengelola arus kas dengan hati-hati dan mengupayakan operasi yang efisien untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan perseroan.

“Kami percaya permintaan pasar akan kualitas rumah hunian dengan harga terjangkau akan tinggi mengingat populasi negara yang tinggi ditambah dengan kepemilikan rumah yang rendah. Ke depan, kami akan menghasilkan lebih banyak produk kreatif yang akan memenuhi permintaan pasar" jelas dia dalam keterangan resmi, Minggu (28/6).

Hingga kuartal I-2020, pendapatan rumah tinggal dan apartemen Lippo Cikarang sebesar Rp 362 miliar berkontribusi 63% dari total pendapatan. Sementara pendapatan dari penjualan tanah industri dan komersial sebesar Rp 116 miliar, sehingga memberikan kontribusi 20% terhadap total pendapatan.

Simon menambahkan, laba kotor perseroan meningkat menjadi Rp 269,5 miliar pada kuartal I-2020 dari Rp168,5 miliar di kuartal I-2019. Sedangkan laba bersih naik menjadi Rp 799 miliar di kuartal I-2020 dari Rp 165 miliar di kuartal I-2019. Laba bersih meningkat secara signifikan sebesar 385% secara tahunan, terutama didukung pendapatan lain dari peningkatan nilai wajar investasi Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) dalam dolar Amerika Serikat (AS) sebesar Rp 626 miliar.

“Kami akan mengantisipasi bahwa tanda penilaian pasar ini menyesuaikan ke bawah pada kuartal II-2020 karena rupiah telah terapresiasi dari posisi terendah pada akhir kuartal I-2020,” kata Simon.

Lippo Cikarang membukukan EBITDA Rp 203 miliar pada kuartal I-2020, meningkat 59% dari Rp127 miliar pada periode sama tahun lalu. Peningkatan EBITDA ini sejalan dengan peningkatan pendapatan dan laba kotor.

Total aset perseroan turut meningkat 14% menjadi Rp13,89 triliun hingga Maret 2020 dari Rp12,21 triliun pada akhir 2019. Saldo kas pada kuartal I-2020 adalah Rp 803 miliar dari Rp523 miliar di kuartal IV-2019 menyusul keberhasilan peluncuran proyek Waterfront di kuartal I-2020.

Lippo Cikarang terus membangun reputasinya sebagai pengembang properti kawasan perkotaan dengan standar internasional untuk fasilitas. Lippo Cikarang terletak di dalam area seluas 3.250 hektar (ha) di salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Perseroan telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah dan memiliki populasi 55.128 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang, ada sekitar 574.042 orang yang bekerja setiap hari di 1.359 fasilitas manufaktur.

Lippo Cikarang merupakan anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Lippo Karawaci tercatat sebagai salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatannya dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lippo Karawaci didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh inventarisasi lahan yang beragam. Bisnis Lippo Karawaci terdiri dari perumahan kota, mal ritel, rumah sakit, perhotelan, dan manajemen aset.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN