Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek. (Foto: Perseroan)

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek. (Foto: Perseroan)

Kuartal I-2022, Laba Bersih Emtek Melesat 3.893%

Kamis, 30 Juni 2022 | 05:20 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek membukukan laba bersih sebesar Rp 4,07 triliun pada kuartal I-2022. Realisasi ini naik 3.893% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang hanya Rp 102 miliar.

Direktur Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Sutiana Ali menjelaskan, peningkatan laba bersih tersebut paling besar datang dari segmen pendapatan lain-lain. Dilihat dari laporan keuangan perseroan, pendapatan lain-lain dalam tiga bulan pertama tahun ini memang mencatatkan kenaikan hingga 1.938%, yakni menjadi Rp 3,97 triliun dari rugi Rp 216 miliar pada kuartal I-2021.

Advertisement

Alhasil, laba Emtek sebelum pajak ikut naik, yakni sekitar 1.141% dari Rp 340 miliar pada kuartal I 2021 menjadi Rp 4,22 triliun pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2022. Dengan begitu, laba periode berjalan EMTK ikut terkerek menjadi Rp 4,13 triliun atau naik 1.795% (yoy).

Baca juga: Surya Citra Media (SCMA) Siapkan Capex Rp 350 M 

“Itu merupakan paling besar datang dari share profit dari perusahaan investasi kita di perusahaan asosiasi, jadi itu dari Bukalapak yang paling besar, sebesar Rp 3,6 triliun itu dari profit Bukalapak pada kuartal I-2022,” ungkap Sutiana dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Menelusuri sumber keuntungan Emtek dari emiten e-commerce dengan kode saham BUKA tersebut, Investor Daily menemukan bahwa Bukalapak memperoleh laba nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi sebesar Rp 15,49 triliun pada kuartal I-2022. Angka tersebut membuat Bukalapak mengantongi laba bersih Rp 14,55 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini.

Sama seperti Emtek, pendapatan bersih BUKA pada periode tersebut juga jauh lebih kecil dibandingkan laba bersihnya, yakni sekitar Rp 787 miliar. Sedangkan Emtek mencatatkan pendapatan bersih Rp 3,37 triliun pada kuartal I-2022, naik sekitar 8% dari Rp 3,12 triliun pada periode sama tahun lalu.

Baca juga: Incar Pendapatan Rp 3 T, Simak Strategi Bukalapak (BUKA)

“Kami memiliki saham Bukalapak sekitar 24%,” jelas Sutiana kepada Investor Daily.

Sutiana menambahkan, kontribusi pendapatan per segmen pada kuartal I -2022 didominasi oleh segmen media sebesar 46% atau Rp 1,53 triliun, diikuti segmen solusi sebesar 39% atau Rp 1,33 triliun, dan segmen kesehatan 13% sebesar Rp 454 miliar, dan segmen lain-lain 2% setara Rp 57 miliar. Tumbuhnya pendapatan EMTK secara konsolidasi didukung kenaikan pendapatan per segmen dengan pendapatan media naik 9%, solusi 1%, kesehatan 18%, dan lain-lain 171%.

Selanjutnya, laba kotor Elang Mahkota Teknologi kuartal I-2022 adalah Rp 914 miliar yang turun 4,7% dari Rp 959 miliar pada periode sama tahun lalu, dengan laba usaha sekitar Rp 250 miliar yang turun 55,1%.

Per 31 Maret 2022, total aset EMTK tercatat sebesar Rp 42,88 triliun, naik 12,3% dibandingkan posisi aset per 31 Desember 2021. Total liabilitas per 31 Maret 2022 adalah Rp 4,22 triliun, turun 6,2% dari akhir 2021. Total ekuitas naik 14,8% menjadi Rp 38,6 triliun per 31 Maret 2022, dibanding akhir tahun lalu.

Baca juga: Bukalapak (BUKA) Raih Berkah dari Kenaikan Suku Bunga The Fed dan Inflasi

“Kas neto dari aktivitas operasi untuk kuartal I-2022 mencatat -Rp 595 miliar, turun 225% dibandingkan tiga bulan pertama tahun lalu yang mencatatkan angka Rp 473 miliar,” sambung Sutiana.

Dari perolehan sepanjang 2021, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan EMTK Tahun Buku 2021 memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini.

“Laba bersih dalam RUPS diputuskan untuk tidak ada pembagian dividen hingga seluruh laba bersih tahun lalu kita akan gunakan sebagai capex maupun pengembangan bisnis,” ujar Wakil Direktur Utama Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Sutanto Hartono.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri komisaris perseroan Fofo Sariaatmadja dan mengangkat Mariana Sutadi sebagai komisaris independen.(C02)

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN