Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kendaraan di IPCC. Foto: IPCC

Kendaraan di IPCC. Foto: IPCC

Kuartal I-2022, Laba IPCC Melonjak 97,1%

Rabu, 8 Juni 2022 | 05:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pada kuartal I-2022, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berhasil menorehkan laba tahun berjalan sebesar Rp 35,26 miliar atau melonjak 97,10% dari periode yang sama pada tahun lalu. Sedangkan di kuartal I-2021, IPCC mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp 17,89 miliar.

Manajemen IPCC dalam keterangannya mengatakan, pencapaian peningkatan laba tahun berjalan kuartal I-2022 tersebut tidak terlepas dari adanya peningkatan pendapatan yang naik sebanyak 25,12% di atas pencapaian pertumbuhan pendapatan periode yang sama pada tahun lalu. Adapun pendapatan operasi pada kuartal I-2022 mencapai Rp 150,05 miliar, naik dibandingkan pada kuartal I-2021 yang sebesar Rp 119,92 miliar.

Advertisement

Selain ditopang oleh peningkatan dari sisi pendapatan operasi, bertumbuhnya laba tahun berjalan juga ditopang oleh adanya upaya efisiensi yang dilakukan oleh IPCC. Meski melakukan upaya efisiensi namun, tidak menganggu jalannya operasional perusahaan. Tercatat, penanganan bongkar muat kendaraan untuk segmen CBU secara total baik di Terminal Internasional maupun Terminal Domestik mengalami kenaikan 5,34%.

“Dari 133.213 unit di kuartal I-2021 menjadi 140.321 unit di kuartal I-2022,” demikian pernyataan manajemen secara tertulis.

Baca juga: Siap-siap Sambut Kinerja Ciamik Blue Bird (BIRD)

Untuk segmen kendaraan berat (gabungan antara alat berat, truk/bus) meningkat 217,47% menjadi 25.147 unit di kuartal I-2022 dari 7.921 unit pada periode yang sama tahun lalu. Pada segmen general cargo naik 7,77% dari 23.254 M3 di kuartal I-2021 menjadi 25.060 M3 di kuartal I-2022. Sedangkan segmen motor naik 549,8% menjadi 55.525 unit di sepanjang kuartal pertama tahun 2022.

Manajemen menjelaskan, dari sisi beban biaya di kuartal I-2021 mengalami penurunan. Pada beban pokok pendapatan mengalami penurunan 6,81% menjadi Rp 71,78 miliar dari periode sebelumnya Rp 77,03 miliar. Beban umum dan administrasi mengalami penurunan 7,31% dari Rp 26,19 miliar menjadi Rp 24,28 miliar di kuartal I-2022.

Sejumlah beban biaya yang mengalami penurunan diantaranya, Beban kerjasama mitra usaha yang turun 0,01% menjadi Rp 35,30 miliar sepanjang kuartal I-2022 dari periode sebelumnya Rp 39,86 miliar. Beban penyusutan turun 6,87% dari Rp 25,51 miliar di kuartal I-2021 menjadi Rp 23,76 miliar, dan sejumlah beban lainnya.

“Di sisi lain, meski IPCC masih terimbas adanya penerapan pencatatan beban sewa berdasarkan ketentuan PSAK 73, namun dengan meningkatnya pendapatan perseroan mampu meng-cover timbulnya beban tersebut,” jelas manajemen.

Baca juga: Wah, Unilever (UNVR) Jual Aset!

Upaya perseroan dalam mengefisiensikan beban biaya dimana seluruh kegiatan operasional dilakukan secara tepat guna dengan melakukan pengaturan shift kegiatan operasional maupun kegiatan IPCC lainnya, pengaturan biaya dengan memilah must have-cost dan nice to have cost hingga pengawasan terhadap control cost-budget Perseroan mampu menurunkan Beban Biaya.

Meski penurunan tersebut belum terlalu siginifikan namun, upaya ini terus dijalankan oleh IPCC untuk menjaga posisi beban. Alhasil, tidak terjadi peningkatan secara siginfikan yang pada akhirnya dapat menggerus pendapatan Perseroan. Di sisi lain, upaya penerapan digitalisasi dalam setiap kegiatan bisnis Perseroan membuat flow of cargo, flow of document, hingga flow of money berjalan lebih efisien.

“Adanya pencapaian ini dharapkan dapat memberikan nilai tambah tidak hanya bagi IPCC namun, juga bagi para pemegang sahamnya. Selain itu, juga menjadi penyemangat bagi IPCC untuk tetap dapat mempertahankan pencapaian kinerja yang ada serta berupaya untuk lebih meningkatkan lagi kinerja terbaiknya,” ujar manajemen.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN