Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)

PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)

Kuartal I-2022, Tay Bakers (TAYS) Cetak Kenaikan Laba Bersih

Minggu, 5 Juni 2022 | 08:26 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS) membukukan lonjakan laba bersih kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 3,13 miliar pada kuartal I-2022, dibandingkan perolehan sepanjang 2021 sebanyak Rp 4,90 miliar.

Manajemen perseroan melalui keterbukaan informasi laporan keuangan menyebutkan bahwa perolehan tersebut sejalan dengan pencapaian pendapatan bersih senilai Rp 90,09 miliar pada kuartal I-2022, dibandingkan perolehan sepanjang 2021 mencapai Rp 315,94 miliar. Laba usaha mencapai Rp 7,02 miliar sepanjang periode Januari-Maret 2022.

Advertisement

Baca juga: TAYS Cetak Peningkatan Laba Setelah Pajak 35,5%

Sebelumnya, Tays Bakers telah melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baru di Sumedang pada Januari 2022 mendatang. Pembangunan pabrik ini merupakan salah satu ekspansi Tays Bakers pasca tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pasca melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), Tays Baker bergerak cepat untuk merealisasikan rencana strategis perusahaan. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan perusahaan di industri makanan dan minuman yang merupakan salah satu sektor andalan ekonomi Indonesia.

Pabrik baru yang akan dibangun bertujuan untuk menambah kapasitas produksi TRICKS, baked potato crisps yang merupakan produk andalan Tays Bakers. Saat ini, kapasitas pabrik untuk kategori biscuit and cracker sudah hampir mencapai 100% dengan 6.900 ton per tahun. Dengan pembangunan pabrik baru, maka kapasitas akan meningkat menjadi 200% - 250% atau menjadi sekitar 17 ribu ton per tahun.

Peningkatan kapasitas ini dimungkinkan karena pabrik baru nanti akan memakai mesin yg lebih efektif dan efisien dengan proses yang lebih terotomasi. Rencananya pabrik akan dibangun dalam dua tahap, yaitu tahap I pada Januari hingga Agustus 2022, kemudian dilanjutkan dengan tahap II pada September hingga Desember 2022.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN