Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Foto: Perseroan.

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. Foto: Perseroan.

Kuartal II, Laba Mitrabahtera Segara Melesat 1.264%

Jumat, 15 Juli 2022 | 21:12 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id  – Laba bersih periode berjalan PT Mitrabahtera Segara Sejahtera Tbk (MBSS) pada kuartal II-2022 terhitung melesat 1.264% menjadi US$ 5 juta. Nilai ini setara 13 kali lipat dari laba bersih periode berjalan kuartal II-2021 yang senilai US$ 368.677.

Mengutip laporan keuangan konsolidasi perseroan periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2022 (unaudited), pendapatan perseroan hanya naik 15,61% dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy) menjadi US$ 38,5 juta. Namun MBSS mampu mempertahankan biaya beban langsung di kisaran US$ 28 juta, seperti pada kuartal II-2021. Sehingga laba kotor mampu dinaikkan menjadi US$ 9,7 juta dari US$ 5,3 juta.

Namun dari posisi keuangan konsolidasi, jumlah liabilitas MBSS pada akhir Juni 2022 naik 144% menjadi US$ 20,79 juta dari US$ 8,53 juta, akhir tahun lalu. Total liabilitas kuartal II-2022 ini terdiri dari liabilitas jangka pendek senilai US$ 8,89 juta yang naik 48,41% dibandingkan 31 Desember 2021 (ytd), serta liabilitas jangka panjang sebesar US$ 11,9 juta yang naik 368.629% (ytd).

“Kenaikan liabilitas sebesar US$ 12,3 juta (144%) dibandingkan saldo per 31 Desember 2021, terutama disebabkan pencairan pinjaman dari Bank BCA yang dilakukan perseroan pada 4 April 2022 sebesar Rp 200 miliar (US$ 13,5 juta),” jelas Direktur Mitrabahtera Segara Sejahtera Susan Faustine pada keterbukaan informasi, Jumat (15/7/2022).

Di sisi lain, jumlah ekuitas MBSS per 31 Juni 2022 adalah US$ 170,65 juta, naik tipis dari posisi 31 Desember 2021 yang senilai US$ 169,1 juta. Sehingga jumlah liabilitas dan ekuitas MBSS dalam enam bulan pertama tahun ini adalah US$ 191,45 juta.

Baru-baru ini, emiten di bidang pelayaran tersebut menandatangani perubahan atas perjanjian fasilitas kredit investasi 2 senilai maksimal Rp 500 miliar untuk jangka waktu lima tahun dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Perubahan perjanjian fasilitas yang ditandatangani pada 5 Juli 2022 tersebut juga menyepakati perpanjangan fasilitas kredit senilai maksimal Rp 70 miliar untuk jangka waktu sampai 21 Januari 2021.

Manajemen MBSS menjelaskan, perubahan atas perjanjian fasilitas perbankan ini disertai pemberian jaminan hipotek yang telah diberikan perseroan kepada bank pada perjanjian fasilitas perbankan sebelumnya, ditambah pengikatan jaminan tambahan berupa kapal-kapal yang akan dibiayai bank.

“Dengan ditandatanganinya perubahan atas perjanjian fasilitas perbankan ini, perseroan akan mendapatkan dampak positif dengan adanya penambahan fasilitas perbankan dengan bunga yang kompetitif untuk keperluan modal kerja dan pembangunan kapal perseroan,” papar Sekretaris Perusahaan Mitrabahtera Segara Sejahtera (MBSS) Emy Oktavia dalam keterbukaan informasi.

Ia menegaskan, transaksi pada perubahan atas perjanjian fasilitas perbankan antara perseroan dan bank tidak terdapat hubungan afiliasi dan tidak mengandung benturan dalam Peraturan OJK No.42/POJK/04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com