Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Astrindo Nusantara. Foto ilustrasi: astrindonusantara.com

Astrindo Nusantara. Foto ilustrasi: astrindonusantara.com

Laba Bersih Astrindo Nusantara Naik 21,65%

Minggu, 5 Juli 2020 | 14:05 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 21,65% menjadi US$ 9,55 juta, dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya US$ 7,85 juta hingga. Sedangkan pendapatan turun tipis 0,06% menjadi US$ 16,02 juta.

Kenaikan laba dipicu atas penurunan beban keuangan dari US$ 15,26 juta menjadi US$ 13,80 juta. Sedangkan penurunan pendapatan disebabkan penurunan sewa pelabuhan menjadi US$ 11,42 juta dari semula US$ 11,44 juta dan stagannya pendapatan sewa crusher US$ 4,59 juta. Pendapatan perseroan juga disumbangkan perolehan jasa konsultasi sejumlah US$ 6 ribu.

Beban pokok pendapatan perseroan meningkat menjadi US$ 3,17 juta dari sebelumnya US$ 3,14 juta. Dengan demikian, laba bruto perseroan yang didapatkan di triwulan I-2020 sejumlah US$ 12,85 juta, menurun dari periode sama di tahun lalu yakni US$ 12,89 juta.

Kemudian, beban lain-lain neto mengalami peningkatan 39,16% atau menjadi US$ 1,67 juta dari kuartal I-2019 yang mencatatkan US$ 1,20 juta. Laba sebelum pajak mengalami penurunan 4,36% atau terkoreksi menjadi US$ 11,18 juta dari laba sebelum pajak periode saham tahun lalu yakni US$ 11,69 juta.

Hingga periode 31 Maret 2020, perseroan mencatatkan penurunan aset menjadi US$ 1,25 miliar, dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang memperoleh US$ 1,253 miliar. Total liabilitas juga menurun menjadi US$ 882,98 juta dari semula US$ 890,07 juta dan total ekuitas naik menjadi US$ 366,37 juta dari sebelumnya US$ 363,47 juta.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN