Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut PT Buana Lintas Lautan Tbk, Kevin Wong, saat diwawancara wartawan. Foto: IST

Dirut PT Buana Lintas Lautan Tbk, Kevin Wong, saat diwawancara wartawan. Foto: IST

Laba Bersih Buana Lintas Naik Hingga Tiga Kali Lipat Menjadi US$ 32,2 Juta

Senin, 3 Agustus 2020 | 17:53 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) membukukan peningkatan laba bersih lebih dari tiga kali lipat menjadi US$ 32,2 juta pada semester I-2020, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 9,7 juta. Lonjakan tersebut didukung peningkatan kinerja operasional serta diversifikasi usaha.

Direktur Buana Lintas Lautan Kevin Wong mengatakan, terdapat beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan ini, seperti rekor penambahan 14 kapal tanker berkapasitas besar. Kenaikan juga didukung atas pertumbuhan kontribusi pendapatan dari pasar internasional yang menawarkan margin tinggi. Sebagai informasi periode 1 Juli 2019 hingga 31 Desember 2019, perseroan telah menerima 6 kapal tambahan ke dalam armadanya.

“Selain itu, kami telah menerima delapan kapal lagi di Semester I-2020 yang sebagian sudah beroperasi selama periode ini. Hingga kini, kapasitas tonase efektif armada perseroan meningkat 112,9% dari 887.307 DWT menjadi 1.888.948 DWT. Jumlah kapal tanker meningkat dari 19 kapal menjadi 33 kapal,” jelasnya dalam keterangan resmi baru-baru ini, Senin (3/4).

Kevin melanjutkan, perseroan juga membukukan peningkatan pendapatan kapal sewa (Time Charter Equivalent/TCE) untuk semua segmen tanker utama perseroan, seiring dengan diversifikasi ke pasar internasional. Hal itu dibuktikan dengan peningkatan sebanyak 40% sejalan dengan tarif TCE untuk kapal tanker Long Range 2 (LR2) dan kapal tanker Handysize meningkat sebesar 75,7% dan 33,6% di pasar kapal tanker internasional.

Kendati demikian, dia menjelaskan, dengan adanya pandemi secara langsung mengurangi permintaan minyak mentah, tetapi secara artifisial meningkatkan kapasitas armada tanker minyak yang beroperasi di dunia. Hal ini lantaran dalam masa normal dalam setiap bulan sekitar 3-3,5% dari armada dunia tidak beroperasi, karena semua kapal harus melakukan pemeliharaan berkala/docking setiap 30 bulan.

“Namun, karena semua galangan besar perbaikan kapal ditutup hampir sepanjang semester pertama 2020 akibat pandemi, kapal-kapal tanker minyak ini tidak dapat melakukan pemeliharaan berkala/docking dan tetap beroperasi, sehingga secara artifisial meningkatkan armada operasional sebesar sekitar 7-10%,” kata dia.

Menurut Kevin, kondisi ini akan berbalik positif bagi pasar kapal tanker minyak ke depan. Sebab, kapal-kapal yang harus melakukan pemeliharaan berkala yang tertunda saat ini harus melaksanakan pemeliharaan berkala. Dengan demikian kapasitas armada kapal tanker minyak dunia akan berkurang sebesar 7-10% selama beberapa bulan ke depan.

“Hal ini memperkuat optimisme kami terhadap peluang tetap tingginya permintaan pasar pada semester kedua tahun 2020. Perseroan berharap kineraja paruh kedua tahun ini lebih dari realisasi semester pertama tahun 2020,” terangnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN