Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bumi resources

Bumi resources

Laba Bersih Bumi Resources Capai US$ 76 Juta

Gita Rossiana, Jumat, 1 November 2019 | 16:56 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 76 juta hingga kuartal III-2019. Nilai tersebut turun 63% dari perolehan periode sama tahun lalu sebanyak US$ 205 juta.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, penurunan laba tersebut akibat oleh kondisi ekonomi global yang kurang mendukung, sehingga berimbas terhadap ketidakseimbangan pasokan dan permintaan batubara.

"Harga batubara juga turun 11% ke level US$ 52,6 per ton hingga kuartal III-2019, dibandingkan periode sama tahun lalu senilai US$ 59,4 per ton. Penurunan tersebut berimbas terhadap tingkat keuntungan perseroan," jelas dia dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Jumat (11/1).

Penurunan harga jual batu bara juga berimbas terhadap pelemahan pendapatan perseroan sebesar 7% menjadi US$ 3,41 miliar pada kuartal III-2019, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 3,67 miliar. Padahal, perseroan berhasil mencetak peningkatan volume penjualan batu bara sebanyak 5% menjadi 63,1 juta ton, dibandingkan realisasi hingga September 2018 mencapai 60 juta ton.

"Volume penjualan batu bara KPC naik 12% mencapai 45,5 juta ton. Sedangkan volume penjualan Arutmin turun 9% menjadi 17,6 juta ton," ungkapnya.

Hingga akhir tahun, Dileep mengungkapkan, perseroan tetap mempertahankan target volume penjualan sebanyak 87-90 juta ton, naik dibandingkan tahun lalu mencapai 80,3 juta ton.

Sebelumnya, perseroan memproses pembayaran utang ketujuh sebesar US$ 31,8 juta melalui agen fasilitas pada 15 Oktober 2019. Pembayaran ini mencakup pinjaman pokok tranche A senilai US$ 23,2 juta dan bunga sebesar US$ 8,6 juta.

Dileep mengatakan, dengan dilakukannya pembayaran ketujuh ini, total utang yang sudah dibayar mencapai US$ 302,2 juta. Utang ini terdiri atas pokok tranche A sebesar US$ 191,2 juta dan bunga sebesar US$ 111 juta, termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest).

Bumi Resources menargetkan mampu melunasi utang pokok Tranche A sekitar US$ 200-US$ 250 juta hingga Januari 2020. Dari target tersebut, perseroan telah membayar senilai US$ 145,5 juta per Juni 2019.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA