Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek PT Ciputra Development Tbk. Foto: Perseroan.

Salah satu proyek PT Ciputra Development Tbk. Foto: Perseroan.

Laba Bersih Ciputra Development Naik 14,7%

Jumat, 16 April 2021 | 09:01 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan peningkatan laba bersih sebesar 14,7% pada 2020 menjadi Rp 1,32 triliun dibandingkan 2019 yang sebesar Rp 1,15 triliun.

Dalam materi paparan kinerja keuangan perseroan, yang dikutip Investor Daily, Jumat (16/4), disebutkan bahwa peningkatan ini sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 6,07% menjadi Rp 8,07 triliun dari Rp 7,6 triliun.

Perseroan juga mencatatkan laba usaha naik 21,06% menjadi Rp 2,64 triliun pada 2020 dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp 2,18 triliun. Laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp 1,42 triliun atau naik 8,41% dari Rp 1,31 triliun.

Hingga 31 Desember 2020, Ciputra Development mencatat nilai aset sebesar Rp 39,25 triliun, meningkat 8,45% dibandingkan per 31 Desember 2019 yang sebesar Rp 36,19 triliun. Liabilitas sebesar Rp 21,79 triliun, naik 18,24% dari Rp 18,43 triliun dan total ekuitas turun 1,71% menjadi Rp 17,45 triliun dari Rp 17,76 triliun.

Baru-baru ini, Ciputra Development menyelesaikan pembiayaan kembali (refinancing) surat utang global senilai Sin$ 150 juta atau setara Rp 1,6 triliun, yang jatuh tempo 2021 dan memiliki bunga 4,85%. Perseroan menebus global bond 2021 dengan global bond baru Sin$ 150 juta, yang akan jatuh tempo pada 2026 dengan bunga 6%.

Sejak Februari, perseroan menerbitkan global bond 2026 secara bertahap sebanyak tiga kali. Rinciannya, tranche 001 senilai Sin$ 100 juta pada 2 Februari, tranche 002 senilai Sin$ 25 juta pada 11 Februari, dan tranche 003 senilai Sin$ 25 juta pada 5 Maret.

Direktur Ciputra Development Tulus Santoso mengatakan, proses penebusan global bond 2021 tuntas pada 19 Maret. Dengan jatuh tempo global bond yang lebih panjang, perseroan bisa mencermati kewajiban-kewajiban lain yang berpotensi dilunasi kembali. Perseroan akan mempertahankan diversifikasi sumber-sumber pembiayaan, yang terdiri atas pinjaman bank serta global bond pada tahun ini.

“Dari total utang perseroan yang sekitar Rp 10 triliun, sekitar 15% dalam denominasi mata uang asing dan 85% dalam rupiah. Kami berharap perbandingan tersebut bisa berubah menjadi 30% dan 70%,” kata dia kepada Investor Daily.

Tulus menegaskan, perubahan rasio tersebut tidak spesifik ditargetkan terjadi tahun ini. Namun, apabila ada kesempatan di pasar, perseroan berharap mengecilkan porsi utang rupiah supaya meraih tingkat bunga yang lebih rendah. Pada akhirnya, perseroan bisa berangsur-angsur menurunkan beban bunga.

Dari sisi operasional, Tulus menambahkan, perseroan berupaya mengendalikan biaya pengeluaran di tengah pandemi yang masih berlangsung. Kemudian, perseroan menaruh harapan pada pemerintah yang memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) dalam hal kepemilikan rumah.

Seperti diketahui, insentif PPN diluncurkan pemerintah dengan tujuan meningkatkan kemampuan masyarakat kelas menengah dalam membeli rumah. Insentif ini berlaku pada masa pajak Maret 2021 hingga Agustus 2021. Insentif paling besar adalah pembebasan 100% PPN untuk pembelian rumah di bawah harga jual Rp 2 miliar.

“Semoga ini bisa mendukung target pra penjualan (marketing sales) kami yang sekitar Rp 5,7 triliun pada tahun ini, karena kami memang konsentrasi pada penjualan, yang mayoritas di bawah Rp 2 miliar,” jelas dia.

Target marketing sales 2021 tersebut lebih tinggi dibanding realisasi 2020 yang sekitar Rp 5 triliun. Marketing sales perseroan tercatat didominasi oleh first home buyer.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN