Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Distribusi Voucher Nusantara, Tbk (DIVA) saat listing 2018.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/M Defrizal

PT Distribusi Voucher Nusantara, Tbk (DIVA) saat listing 2018. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Laba Bersih Distribusi Voucher Melonjak 850,6%

Thereis Kalla, Jumat, 29 Mei 2020 | 04:49 WIB

JAKARTA, investor.id  – PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 850,6% menjadi Rp 93,6 miliar pada 2019 dibandingkan 2018 yang sebesar Rp 9,9 miliar. Kenaikan tersebut sejalan dengan penjualan perseroan yang naik 138,7% dari Rp 1,5 triliun pada 2018 menjadi Rp 3,6 triliun pada 2019.

Sekretaris Perusahaan Distribusi Voucher Nusantara Septi Suryani mengatakan, pertumbuhan mitra UKM sebesar 36,2% ikut mendorong kenaikan penjualan perseroan. “Dari 18,2 ribu mitra pada 2018 menjadi 24,8 ribu mitra pada 2019. Tahun lalu, perseroan berupaya meningkatkan average ticket size, meningkat sebesar 75,3% dari Rp 81,6 juta per mitra pada 2018 menjadi Rp 143,1 juta per mitra pada 2019,” jelas dia dalam keterangan resmi.

Adapun total penjualan perseroan masih ditopang pendapatan dari produk dan layanan digital yang tumbuh 142,3% menjadi Rp 3,4 triliun. Lalu, segmen tour & travel naik 82,3% menjadi Rp 187,8 miliar. Sementara itu, pendapatan dari segmen layanan keuangan digital berhasil mencapai Rp7,9 miliar pada 2019.

Selain itu, efisiensi operasi perseroan pun meningkat. Hal tersebut terlihat dari penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan dari 2,8% pada 2018 menjadi 1,7% pada 2019. Adapun lonjakan laba bersih selaras dengan peningkatan signifikan net margin menjadi sebesar 2,6% dari sebelumnya sebesar 0,7% pada 2018.

“Perseroan juga mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan mencatat posisi kas bersih sebesar Rp 326,8 miliar pada 2019, sementara rasio cakupan bunga meningkat secara signifikan dari 2,4 kali pada 2018 menjadi 5,6 kali pada 2019,” jelasnya.

Ke depan, lanjut Septi, perseroan akan memperluas penggunaan di ruang publik untuk memperkuat penggunaan layanan keuangan digitalnya. Hingga kuartal terakhir tahun 2019, perseroan melalui salah satu layanan keuangan digitalnya, PT Multidaya Dinamika (MDD), telah menyimpulkan kemitraan dengan salah satu perusahaan milik daerah dan operator jalan tol dalam menyediakan fasilitas isi ulang kartu prabayar. Sebelum proyek ini, MDD telah berupaya menyediakan self-service prepaid card dispenser dan top up stations untuk halte Transjakarta (rute Blok M-Kota).

Lebih lanjut, Septi menjelaskan melalui keterlibatan proyek tersebut, perseroan telah membuka jalan untuk mendapatkan akses ke ruang transportasi umum dengan jaringan di Transjakarta daily commuter traffic dan 100 lokasi di sekitar Jabodetabek, jalan lingkar dalam Jakarta dan jalan tol Jawa.

“Dengan volume lalu lintas bulanan yang sangat besar, mencapai 112,6 juta kendaraan per bulan, strategi kerja sama ini diharapkan dapat membuka nilai potensial besar dari transaksi jalan tol. Di luar pulau Jawa, MDD juga telah menjalin kerja sama dengan operator jalan tol di Sumatra dan Sulawesi,” ujarnya.

Di sisi lain, perseroan juga akan memanfaatkan ratusan toko dan kafe potensial di tempat pengisian bahan bakar untuk smart outlet dan platform Point on Sale (POS). Hal tersebut dilakukan melalui salah satu andalan POS milik perseroan, yaitu Pawoon, dengan memperluas jaringan di tujuh outlet Bright Café.

Sebagai informasi, Bright Café adalah restoran yang terintegrasi dan terletak di lokasi pom bensin Pertamina. Bergerak maju sebagai bagian dari inisiasi, Pawoon mengambil kesempatan untuk tidak hanya melengkapi Bright Café tetapi juga Bright Store.

“Dengan langkah ini, Pawoon secara strategis akan meningkatkan posisinya sebagai perusahaan sehari-hari dalam lalu lintas kendaraan yang besar dari pom bensin Pertamina dan Bright Store, sebagai rantai ritel satelit mereka,” ujar Septi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN