Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). Foto: IST

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). Foto: IST

Laba Bersih Melonjak 195%, Catur Sentosa Masih Agresif Ekspansi

Kamis, 3 Juni 2021 | 06:11 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 195% pada kuartal I-2021 menjadi Rp 64 miliar dibandingkan periode sama tahun 2020 yang sebesar Rp 22 miliar.

Pencapaian positif ini ditopang oleh kuatnya pertumbuhan pendapatan emiten yang bergerak di bidang distribusi (bahan bangunan, kimia, & FMCG) dan ritel modern bahan bangunan, home improvement & home furnishing (Mitra10 & Atria) tersebut. Pada kuartal I-2021, Catur Sentosa membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 3,5 triliun, tumbuh 13% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,1 triliun.

Segmen distribusi pada kuartal I-2021 membukukan pendapatan sebesar Rp 2,3 triliun, tumbuh 16,6% dibandingkan kuartal I-2020 yang sebesar Rp 1,91 triliun. Segmen ini berkontribusi sebesar 64% atas pendapatan konsolidasi Catur Sentosa.

Segmen ritel modern yang bersumber dari jejaring ritel modern Mitra10 dan Atria membukukan pendapatan sebesar Rp 1,3 triliun, tumbuh 6,4% dari Rp 1,2 triliun. Segmen ini berkontribusi sebesar 36% terhadap pendapatan konsolidasi perseroan.

Segmen modern ritel memiliki ruang yang luas untuk tumbuh lebih besar melihat jumlah penduduk Indonesia dan cakupan areanya yang sangat luas, serta memberikan potensi kontribusi marjin keuntungan yang lebih besar ketimbang segmen distribusi. Saat ini, Catur Sentosa memiliki 42 cabang distribusi bahan bangunan di 40 kota besar, 4 cabang distribusi kimia, 38 area distribusi consumer goods (FMCG), 38 gerai Mitra10, dan 12 gerai Atria.

“Perseroan menilai pertumbuhan ini tidak lepas dari membaiknya kondisi perekonomian Indonesia dan berangsur pulihnya aktivitas masyarakat. Terlebih, pemerintah sudah memulai program vaksinasi kepada masyarakat. Selain faktor eksternal, secara internal pertumbuhan tersebut tidak lepas dari konsistensi manajemen untuk terus melakukan ekspansi dan beradaptasi terhadap situasi dan kondisi terkini sebagai bagian dari mitigasi risiko,” kata Idrus Widjajakusuma, corporate secretary Catur Sentosa Adiprana, dalam keterangan tertulis.

Selain melakukan ekspansi, perseroan secara ketat memonitor akun-akun beban untuk memperkuat pertumbuhan, sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan biaya-biaya yang lebih rendah ketimbang pertumbuhan pendapatan. Pada kuartal I-2021, beban pokok penjualan tercatat Rp 2,77 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2,47 triliun atau tumbuh 12,16%. Laba bruto tercatat Rp 579,72 miliar, tumbuh 16,34% dari Rp 498,14 miliar.

Kemudian, akun beban lainnya pada kuartal I-2021 tercatat Rp 2,82 miliar, lebih rendah 65% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 8,18 miliar. Sedangkan akun pendapatan lainnya berhasil tumbuh 21,38% menjadi Rp 36,39 miliar dari Rp 29,83 miliar. Dengan begitu, akun laba sebelum pajak pada kuartal I-2021 tercatat Rp 91,72 miliar, tumbuh signifikan 222,83% dibandingkan periode sama tahun 2020 senilai Rp 28,41 miliar.

Menguatnya pendapatan dan kontrol atas beban tersebut membuat laba bersih komprehensif yang dapat diatribusikan ke entitas induk melonjak 195% menjadi Rp 63,8 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 21,6 miliar.

“Tahun ini, Catur Sentosa akan melanjutkan strategi ekspansi yang agresif untuk segmen ritel Mitra10 dan Atria, serta fokus pada private/house brand untuk meningkatkan profitabilitas. Kontribusi private brand menjadi penting karena dapat meningkatkan profil marjin yang lebih baik dan berujung pada peningkatan profitabilitas,” jelas Idrus.

Tahun ini, perseroan menargetkan membuka 4 superstore baru Mitra10 dan merelokasi 1 Mitra10 di Kalimalang (Bekasi). Adapun kota yang menjadi target ekspansi tahun ini adalah Banjarmasin (Kalsel), Palembang (Sulsel), Tegal, dan Semarang (Jateng).

Perseroan menargetkan untuk memiliki 50 gerai di tahun 2022-2023. Dengan demikian, pada akhir 2021, Mitra10 akan memiliki 42 jaringan toko di seluruh Indonesia. Adapun 8 toko baru akan dirampungkan pada tahun-tahun selanjutnya yang sempat tertunda karena pandemi.

Untuk mendukung rencana tersebut, Catur Sentosa menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp 500 miliar tahun ini, dimana 80% dari capex dialokasikan untuk membiayai ekspansi Mitra10 dan Atria. Adapun target pertumbuhan konsolidasi Catur Sentosa tahun ini sebesar 10%. Segmen distribusi ditargetkan tumbuh sebesar 6% dan segmen ritel ditargetkan tumbuh sebesar 15%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN