Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Ladangbaja Murni.

Ilustrasi Ladangbaja Murni.

Ladangbaja Bidik Kerja Sama dengan Astra Honda

Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:18 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) telah merealisasikan sebagian dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Perseroan telah selesai melakukan set-up mesin di pabrik seluas luas 8.000 m2 di kawasan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Juli 2021, jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

Perseroan juga membidik segmen otomotif. Perseroan sedang dalam tahap penilaian awal untuk kembali bekerja sama dengan raksasa sepeda motor Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM), dan Epson Indonesia.

Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (4/8), perseroan sebelumnya menargetkan set-up pabrik tersebut rampung pada kuartal I-2022. Dengan dimulainya produksi di pabrik baru ini, perseroan akan menambah TKDN produk.

“Aksi tersebut sejalan dengan himbauan pemerintah Indonesia mengenai lokalisasi produk baja Indonesia yang akan membuat sentimen positif terhadap pelanggan perseroan,” ujar Corporate Secretary Ladangbaja Yohanes Fernandes.

Sebagaimana diketahui, perseroan meraih dana IPO sebesar Rp 25 miliar. Dana hasil aksi korporasi ini juga akan digunakan untuk pembelian mesin guna memperluas produksi. Perseroan telah membeli mesin EDC double column wele, CNC milling quaser, CNC milling fanuc, EDM Sodick AG 1000L, CMM Mitutoyo dan mesin - mesin penunjang produksi lainnya. Perseroan juga telah melakukan impor bahan baku baja untuk permulaan sebanyak 40 ton .

Adapun target pasar yang akan digarap selanjutnya berasal dari industri otomotif, elektronik dan consumer goods, dengan estimasi kapasitas produksi maksimal mencapai 100 ton per bulan. Perseroan sedang dalam tahap penilaian awal oleh Astra Honda Motor dan Epson Indonesia yang sebelumnya belum dapat dipenuhi.

Perseroan optimistis terhadap kerja sama ini, karena operasional industri otomotif sudah lebih baik dibandingkan dengan awal 2020. Ke depan, perseroan akan memperluas bisnis dengan terus mendatangkan mesin EDC, CNC milling guna menambah kapasitas produksi. Perseroan juga mempersiapkan divisi baru yaitu plastic mould injection, yang sedang dalam tahap uji coba.

Langkah strategis tersebut diyakini dapat menambah diversifikasi produk perseroan, sehingga perseroan tidak hanya bergantung pada permintaan satu produk dan mampu memenuhi permintaan pelanggan di masa mendatang. Diversifikasi ini juga dapat menambah efektivitas dan efisiensi kinerja keuangan dan operasional Ladangbaja.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN