Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang karyawan melintas di depan papan monitor harga saham di Jakarta.Foto ilustrasi: Investor Daily/ Emral

Seorang karyawan melintas di depan papan monitor harga saham di Jakarta.Foto ilustrasi: Investor Daily/ Emral

Lanjutkan Pelemahan, IHSG Dibuka Merah masih di Level 5.000-an

Jumat, 10 Juli 2020 | 09:06 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Setelah pada perdagangan Kamis (9/7) ditutup turun 23,38 poin atau 0,46%) ke level 5.052,79, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih melanjutkan pelemahannya pada awal perdagangan sesi I Jumat (10/7/2020).

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa, sekitar pukul 09.00 WIB, Indeks terpantau terpangkas 6,90 poin atau 0,14% ke level 5.045,89.

Kinerja IHSG awal sesi I Jumat pagi (10/7/2020). Sumber: BSTV
Kinerja IHSG awal sesi I Jumat pagi (10/7/2020). Sumber: BSTV

Sebanyak 109 juta lebih lembar saham telah diperdagangkan di menit awal sesi I, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 69,5 miliar lebih, dan frekuensi perdagangan baru 9.909 kali transaksi.

Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa Asia yang pagi ini juga terpantau memerah.

Kinerja bursa Asia, Jumat pagi (10/7/2020). Sumber: BSTV
Kinerja bursa Asia, Jumat pagi (10/7/2020). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan IHSG berada pada rentang 5.016-5.103 untuk perdagangan Kamis (9/7).

Analis merekomendasikan Buy BRPT (TP 1.260), ITMG (TP 7.975), dan ADRO (TP1.150). Sell UNTR (TP 17.900) dan INDY (TP730).

Panin Sekuritas menilai hari ini, Jumat (10/7), IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam kisaran 5.000 sampai 5.157.

Penguatan dapat terjadi lagi selama level 5.000 ini tidak ditembus turun kembali.

Cermati Saham-saham APIC, PJAA, SCMA, dan UNTR.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG melemah dalam rentang support-resistance 5.000-5.075 di akhir pekan ini (10/7).

Salah satu faktor pemicunya adalah realisasi defisit APBN 2020 sepanjang 1H-2020 yang mencapai 1.57% terhadap PDB. Pelebaran defisit tersebut sejalan dengan penurunan penerimaan pajak sebesar 12% yoy menjadi Rp531.8 triliun pada periode tersebut.

Merespon data ini, kekhawatiran terhadap outlook pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi Covid -19 masih membayangi pergerakan IHSG.

Di sisi lain, masih terjadi penambahan jumlah kasus Covid -19 positif di Indonesia. Untuk itu, jangan terlalu agresif dalam melakukan akumulasi beli.

Tunggu peluang buy on support, terutama pada saham-saham bank (BBCA, BBRI, BBNI dan BMRI) yang mengalami profit taking pada perdagangan Kamis (9/7).

Trading buy di fase konsolidasi pada support area dapat dilakukan pada HMSP, INDF, ASII dan MAPI dapat dicermati pada hari ini (10/7).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN