Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memotret monitor pergerakan saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan memotret monitor pergerakan saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Lanjutkan Penguatan, IHSG Awali Sesi I Hijau Tembus Level 6.100

Rabu, 23 Juni 2021 | 09:08 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat  1.52% di level 6,087.84,  Selasa (22/6/2021), IHSG pada perdagangan sesi I Rabu ini (23/6/2021) melanjutkan penguatan, mengawali sesi I hijau di level 6.112,40.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.00 WIB, indeks terangkat 24.56 poin atau 0,40% ke level 6.112,40.  

Kinerja IHSG awal sesi I Rabu (23/6/2021). Sumber: BSTV
Kinerja IHSG awal sesi I Rabu (23/6/2021). Sumber: BSTV

Sebanyak 74 juta lembar saham telah diperdagangkan di menit awal, dengan nilai perdagangan sekitar Rp 68,8 miliar, dan frekuensi perdagangan baru mencapai 6.937 kali transaksi.

Sementara itu, kinerja bursa regional pagi ini terpantau mixed.

Kinerja bursa regional Rabu pagi (23/6/2021). Sumber: BSTV
Kinerja bursa regional Rabu pagi (23/6/2021). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Artha Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada perdagangan hari ini dengan berada pada kisaran support 5.958-6.022 dan resistance 6.134-6.182.

Pergerakan akan masih akan dipengaruhi kenaikan kasus Covid-19 dari dalam negeri serta diberlakukannya pembatasan baru yang lebih ketat serta ada potensi pemulihan ekonomi akan kembali melambat pada 3Q21 sehingga diperkirakan penguatan hanya akan bersifat sementara.

Indosurya Bersinar Sekuritas memperkirakan pada perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran support-resistance 5.876 – 6.123.

Pergerakan IHSG masih menunjukkan pola tekanan terbatas, minimnya sentiment serta perlambatan roda perekonomian yang terjadi masih menjadi tantangan tersendiri bagi emiten yang berada dalam pasar modal sehingga belum terlihat pemicu yang dapat mendorong kenaikan IHSG.

Namun momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang, dikarenakan dengan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek.

Sedangkan momentum tekanan merupakan momentum berharga bagi investor jangka menengah dan panjang dikarenakan, langkah sigap pemerintah untuk mempercepat perekonomian,cepat atau lambat pasti akan membuahkan hasil sehingga dengan kondisi yang membaik maka kinerja emiten dapat cemerlang dan mendorong kenaikan IHSG di masa yang akan datang.

Cermati UNVR, ICBP, BBCA, BINA, ITMG, WIKA, ADHI, ASRI, dan PWON.

Phintraco Sekuritas memprediksikan IHSG rawan mengalami koreksi ke kisaran pivot 6.050 pada perdagangan Rabu (23/6), mengingat terdapat strong resistance level 6.130.

Selain itu, meski menguat hampir 2%, namun volume transaksi cenderung menurun pada perdagangan Selasa (22/6). Dengan demikian, penguatan Selasa (22/6) lebih cenderung sebagai technical rebound daripada sinyal bullish reversal continuation.

Nilai tukar rupiah diperkirakan kembali berfluktuasi merespon pidato Kepala the Fed, Jerome Powell pada Rabu dini hari WIB (23/6).

Sebelumnya, Pidato Jerome Powell setelah FOMC 16 Juni 2021 lalu cenderung bernada hawkish, atau mengisyaratkan adanya pengetatan kebijakan moneter.

Oleh sebab itu, hati-hati dengan saham-saham bank yang menjadi salah satu mover utama IHSG pada perdagangan Selasa (22/6).

Selective buy dapat dipertimbangkan pada BMRI, BBRI dan BBCA seiring terbentuknya golden cross di oversold area seiring rebound Selasa (22/6).

Saham lain yang dapat diperhatikan adalah ANTM, AALI dan CTRA yang membentuk pola morning star doji; TLKM, TOWR dan KRAS.

Phintraco Sekuritas memprediksikan IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound dengan menguji kisaran 6.030-6.050 pada perdagangan Selasa (22/6).

Sejumlah perkembangan upaya penanganan Covid -19 di Indonesia menjadi salah satu katalis positif bagi IHSG. Indonesia kembali mendatangkan 10 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahanbaku pada Minggu (20/6).

Masih terkait vaksin, Pemerintah Indonesia menargetkan 1 (satu) juta dosis suntikan vaksin per hari mulai awal Juli 2021.

Terkait upaya meredam penularan Covid -19, Pemerintah Indonesia menerapkan pengetatan PPKM mikro pada 22 Juni 2021 hingga 5 Juli 2021.

Di sisi lain, faktor risiko yang membayangi IHSG adalah perkembangan jumlah kasus baru Covid -19 di Indonesia dan potensi pelemahan nilai tukar Rupiah merespon pidato dari New York Federal Reserve President, John Williams pada Selasa dini hari WIB (22/6).

Oleh sebab itu, pelaku pasar dapat pertimbangkan speculative buy pada saham-saham defensif, seperti ICBP, INDF, UNVR, JPFA dan MYOR pada perdagangan Selasa (22/6). (ely)
 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN