Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
pabrik Sari Roti. Foto: IST

pabrik Sari Roti. Foto: IST

Lini Modern Trade Angkat Pendapatan ROTI di Akhir Kuartal III

Minggu, 25 Oktober 2020 | 08:23 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) sepanjang periode Januari hingga September 2020, mencatat kinerja positif dengan membukukan penjualan sebesar Rp 2,4 triliun. Penerapan pemasaran pada sektor digital jadi kunci.

Direktur Nippon Indosari Corpindo Arlina Sofia menjelaskan, lini penjualan General Trade berkontribusi sebanyak Rp 701 miliar, jumlah ini naik 22% secara tahunan. Sedangkan dari lini Modern Trade pada 9 bulan tahun 2020 perseroan membukukan penjualan Rp1.67 triliun. Segmen ini menjadi kontributor terbesar pada penjualan perseroan.

“Hal ini sebagai hasil dari penerapan strategi di masa pandemi Covid-19 untuk fokus pada pasar potensial area pemukiman dengan memperkenalkan moda pemesanan produk melalui WhatsApp dan Chatbot,” jelasnya dalam keterangan resmi, Minggu (25/10).

Sari Roti. Foto: Defrizal
Sari Roti. Foto: Defrizal

Menurut Arlina, strategi perseroan dengan melakukan inisiatif dan pemasaran yang efektif terbukti dapat menjaga kinerja penjualan meski di tengah pandemi, khususnya pada periode Juli-September 2020 yakni berjumlah Rp 505 miliar. Jumlah ini relatif stabil dibandingkan dengan periode April sampai Juni 2020 lalu.

“Kami senantiasa melakukan analisis komprehensif terhadap daya beli, pola konsumsi, belanja dan aktivitas agar dapat menentukan strategi yang tepat dalam menghadapi tantangan usaha dan ketidakpastian Pandemi Covid-19,”ujarnya.

Adapun atas capaian tersebut  EBITDA yang diperoleh perseroan pada periode ini pun ikut meningkat sebanyak 20,9% menjadi Rp96,7 miliar. Di sisi lain dia melanjutkan Nippon Indosari hingga saat ini telah merealisasikan serapan Capital Expenditure/Capex sejumlah Rp 361,6 miliar atau setara dengan 90,4%.

“Capex telah kami gunakan untuk melanjutkan beberapa pengembangan usaha seperti peningkatan kapasitas, penguatan jaringan distribusi, serta pembangunan pabrik baru di Banjarmasin dan Pekanbaru yang ditargetkan operasi komersial pada kuartal I tahun 2021 mendatang,” pungkasnya.

Sebelumnya KKR & Co LP melalui Demeter Indo Investment Pte Ltd membeli sebanyak 98,53 juta (1,59%) saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Dengan demikian, KKR memiliki 19,64% saham perusahaan roti terbesar di Indonesia dengan merek dagang Sari Roti tersebut.

“Sebelum transaksi ini, kami memiliki sebanyak 1,11 miliar saham Nippon Indosari atau setara dengan 18,05%,” ungkap Direktur Demeter Indo Investment Jaka Prasetya dalam keterangan resmi, 8 Oktober lalu.

Perusahaan tersebut menggelontorkan dana senilai Rp 121,2 miliar untuk menambah saham Nippon Indosari dengan harga pembelian Rp 1.230 per saham. Transaksi ini telah dilakukan pada 29 September 2020.

“Tujuan dilakukannya aksi tersebut untuk investasi,” kata dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN