Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indointernet menggelar listing perdana saham di BEI. Harga saham Indointernet (EDGE) dibuka langsung ARA.

Indointernet menggelar listing perdana saham di BEI. Harga saham Indointernet (EDGE) dibuka langsung ARA.

Listing Perdana Indointernet, Saham EDGE Dibuka Langsung ARA ke Rp 8.850

Senin, 8 Februari 2021 | 11:14 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Harga saham PT Indointernet Tbk (EDGE) dibuka langsung melonjak hingga auto reject atas (ARA) pada listing perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Harga saham EDGE dibuka melonjak Rp 1.475 (20%) menjadi Rp 8.850.

Emiten yang memiliki kegiatan usaha telekomunikasi, aktivitas jasa informasi, dan aktivitas dengan sub sektor perangkat lunak (software) dan jasa teknologi informasi (TI) tersebut akan menyandang kode saham EDGE dan dicatatkan di papan pengembangan.

Berdasarkan keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (7/2), harga penawaran EDGE adalah senilai Rp 7.375 dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 404.050.000 lembar saham. Dengan demikian maka kapitalisasi pasar dari perusahaan ini sebesar Rp 2,97 triliun.

Dalam IPO, official partner Alibaba Cloud dan Google Cloud tersebut akan menawarkan 80,81 juta lembar saham. Total dana yang diraih mencapai Rp 595,97 miliar. Di mana, 90% dana hasil IPO untuk tambahan setoran modal kepada EDG, yang selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan edge data center (EDC).

Adapun, total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan EDC adalah sekitar Rp 468,90 miliar dan periode pelaksanaan pembangunannya telah dimulai pada 2020 dan sekitar 90% dari proses pembangunan gedung saat ini telah selesai. Rencana belanja modal (capital expenditure/capex) untuk EDC dilakukan bertahap dengan realisasi sampai dengan November 2020 adalah sebesar Rp 101,12 miliar.

Selain itu, sekitar 6% dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk capex berupa pembelian perangkat untuk pengembangan jaringan digitalisasi. Sisanya, sekitar 4% akan diserap perseroan untuk modal kerja pengembangan digitalisasi jaringan.

Indointernet untuk informasi, didirikan pada tahun 1994 dan sebagian besar sahamnya atau tepatnya 38,9% dimiliki oleh Otto Toto Sugiri. Otto merupakan figur senior di bidang IT dan salah satu pemegang saham sekaligus Presiden Direktur PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang baru melantai di BEI 6 Januari 2021.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN