Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta..Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta..Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Listing Senin, Indointernet Siap Raup Dana Rp 595,97 M

Minggu, 7 Februari 2021 | 14:14 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT Indointernet Tbk atau Indonet pada Senin 8 Februari 2021 siap menjadi emiten ke tujuh yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2021 melalui mekanisme penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Emiten yang memiliki kegiatan usaha telekomunikasi, aktivitas jasa informasi, dan aktivitas dengan sub sektor perangkat lunak (software) dan jasa teknologi informasi (TI) tersebut akan menyandang kode saham EDGE dan dicatatkan di papan pengembangan.

Berdasarkan keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (7/2), harga penawaran EDGE adalah senilai Rp 7.375 dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 404.050.000 lembar saham. Dengan demikian maka kapitalisasi pasar dari perusahaan ini sebesar Rp 2,97 triliun.

Dalam IPO, official partner Alibaba Cloud dan Google Cloud tersebut akan menawarkan 80,81 juta lembar saham. Total dana yang diraih mencapai Rp 595,97 miliar. Di mana, 90% dana hasil IPO untuk tambahan setoran modal kepada EDG, yang selanjutnya akan digunakan untuk pembangunan edge data center (EDC).

Adapun, total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan EDC adalah sekitar Rp 468,90 miliar dan periode pelaksanaan pembangunannya telah dimulai pada 2020 dan sekitar 90% dari proses pembangunan gedung saat ini telah selesai. Rencana belanja modal (capital expenditure/capex) untuk EDC dilakukan bertahap dengan realisasi sampai dengan November 2020 adalah sebesar Rp 101,12 miliar.

Selain itu, sekitar 6% dana hasil IPO akan digunakan perseroan untuk capex berupa pembelian perangkat untuk pengembangan jaringan digitalisasi. Sisanya, sekitar 4% akan diserap perseroan untuk modal kerja pengembangan digitalisasi jaringan.

Indointernet untuk informasi, didirikan pada tahun 1994 dan sebagian besar sahamnya atau tepatnya 38,9% dimiliki oleh Otto Toto Sugiri. Otto merupakan figur senior di bidang IT dan salah satu pemegang saham sekaligus Presiden Direktur PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang baru melantai di BEI 6 Januari 2021.

Meski baru didirikan pada 2011, perusahaan yang bergerak dalam bidang industri penyedia jasa aktivitas penyimpanan data di server (hosting) dan aktivitas terkait lainnya ini sudah lebih dulu IPO di harga Rp 420 dan pada penutupan perdagangan Jumat (5/2) harganya sudah di level Rp 8.250.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN