Menu
Sign in
@ Contact
Search
Nasabah usai bertarnsaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Nasabah usai bertarnsaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Lonjakan Laba Berlanjut, Begini Prospek dan Target Harga Saham Emiten Bank

Senin, 5 September 2022 | 08:46 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Emiten perbankan menunjukkan tren peningkatan kinerja keuangan yang terlihat dari realisasi hingga Juli 2022. Sedangkan peluang berlanjutnya peningkatan suku bunga diprediksi hanya berimbas moderat terhadap sektor perbankan.

Terkait saham bank yang menjadi pilihan teratas berdasarkan riset RHB Sekuritas adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Baca juga: Top! Asing Lagi-lagi Borong Saham Rp 927 Miliar, Saham Bank Ini Paling Diminati

Tim riset RHB Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa berdasarkan data pertumbuhan PPOP emiten bank hingga Juli 2022 masih bertumbuh kuat. Peningkatan PPOP mencapai 19,3% hingga Juli 2022, dibandingkan periode sama tahun lalu.

Prospek Saham Emiten Bank

Saham Bank

Rekomendasi

Target harga

PT Bank BJB Tbk (BJBR)

buy

1.900

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

buy

9.000

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB)

buy

1.270

PT Bank Danamon Tbk (BDMN)

sell

2.400

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

buy

10.000

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

buy

10.400

PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk (BJTM)

buy

1.000

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

buy

5.800

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

buy

2.450

PT BTPN Syariah TbkS (BTPS)

Neutral

3.780


Sedangkan pertumbuhan simpanan dan tingkat bunga cenderung turun hingga Juli 2022. Dengan tingkat likuiditas masih kuat diproyeksikan dampak penaikan tingkat suku bunga Bank Indonesia hanya akan berimbas moderat terhadap sektor bank.

Selain itu, Tim riset RHB Sekuritas menyebutkan, biaya kredit (COC) bank menunjukkan penurunan menjadi 1,9% hingga Juli 2022, dibandingkan posisi semester I-2022 sekitar 2%. Hal ini membuat pertumbuhan laba bersih sektor perbankan mencapai 58,1% hingga Juli 2022, dibandingkan semester I-2022 sekitar 56,5%.

Baca juga: Bertumbuh Solid, Saham Bank Besar Ini Tetap Menjanjikan

Penurunan COC terbesar pada Juli 2022 adalah PT Bank Rakyat Indonesi Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sedangkan peningkatan kredit mencapai 11,3% hingga Juli 2022 atau turun dari realisasi sampai semester I-2022 sekitar 12,7%.

RHB Sekuritas melanjutkan bahwa memang terjadi penurunan tingkat likuiditas, namun angka likuiditas perbankan masih kuat. LDR masih berada di level 84,1% pada akhir Juli 2022, dibandingkan Juni 2022 sekitar 85,2%. Sedangkan CASA sektor perbankan nasional meningkat menjadi 70,7% pada akhir Juli 2022, dibandingkan Juni 2022 sekitar 70,3%. Kenaikan tersebut juga didukung atas pertumbuhan transaksi secara digital.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com