Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melihat pergerakan harga saham di layar elektronik Bursa efek Indonesia (BEI) di Jakarta.Foto ilustrasi: Investor Daily/Emral

Pengunjung melihat pergerakan harga saham di layar elektronik Bursa efek Indonesia (BEI) di Jakarta.Foto ilustrasi: Investor Daily/Emral

LQ 45 Diramal Capai 1.051, Saham BBTN Berpotensi Menuju Rp 2.000

Kamis, 7 Januari 2021 | 15:11 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Analis pasar modal memprediksi ekonomi Indonesia bakal menggeliat di tahun 2021 seiring upaya vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah. Asumsi pertumbuhan ekonomi tadi menjadi katalis positif bagi kinerja pasar modal.

Riset PT Henan Putihrai Sekuritas menyampaikan, penguatan pasar terutama akan didorong oleh saham-saham papan atas yang tergabung dalam LQ 45, salah satu yang saham yang jadi unggulan adalah saham PT bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Dikatakan, kinerja positif BBTN diproyeksikan terus berlanjut pada 2021. Harga saham perseroan pun ikut diprediksi terus menguat sejalan dengan perbaikan kinerja tersebut.

Indeks LQ45 diprediksi bakal naik ke level 1.050. Adapun, saham yang juga direkomendasikan dengan spekulasi beli yakni BBTN. “Buy on Break BBTN ketika bisa tembus ke atas MA10/1850, dengan harapan menyentuh kembali level previous high 2000,” tulis Tim Analis HP Sekuritas yang dikutip Kamis (7/1/2021).

Pandangan senada diungkapkan Equity Analyst OCBC Sekuritas Isfhan Helmy. Menurutnya kenaikan laba bersih BBTN pada kuartal III-2020 mencapai 40% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tersebut salah satunya disumbang oleh efisiensi dan digitalisasi yang berhasil digelar bank spesialis pembiayaan perumahan tersebut.

Isfhan melanjutkan saat ini harga saham BBTN berada di bawah rata-rata sehingga masih berpeluang naik. “Berdasarkan data, kami sematkan buy rating untuk BBTN,” tulis Isfhan.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pihaknya optimistis akan mencatatkan laba di kisaran Rp1,4 triliun hingga Rp1,5 triliun untuk tahun buku 2020.

Adapun, untuk tahun 2021, Nixon optimistis mematok target laba pada kisaran Rp2,5 triliun hingga Rp2,8 triliun. “Target tersebut akan dicapai dengan strategi pertumbuhan kredit dan DPK [dana pihak ketiga] di level 7%-9%,” tutur Nixon.

Di masa pandemi ini, Nixon mengungkapkan pihaknya terus menggelar berbagai perbaikan kebijakan termasuk policy risk. Selain itu, perseroan juga meningkatkan kepuasan nasabah serta melakukan upgrading digital infrastructure untuk produk DPK hingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Dukungan kuat dari pemerintah pun akan kami optimalkan dengan baik sehingga dapat bermanfaat bagi nasabah kami dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” terang Nixon.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN