Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Majoris Asset Management, Zulfa Hendri.

Direktur Utama PT Majoris Asset Management, Zulfa Hendri.

Best Syariah 2019

Majoris Investment: Pasar Saham Masih Berpeluang Tumbuh 7% Hingga Akhir 2019

Mashud Toarik, Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:23 WIB

JAKARTA, investor.id – Tingkat volatilitas yang terjadi di pasar saham diyakini berangsur menurun hingga akhir tahun 2019. Kondisi ini diikuti oleh pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang makin stabil.

Keyakinan itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT Majoris Asset Management, Zulfa Hendri. Menurutnya hingga akhir tahun 2019, pasar saham memiliki potential upside sebesar 5% hingga 7%.

Dikatakan Zulfa, keyakinan makin stabilnya pasar saham hingga akhir tahun dipicu oleh langkah bank sentral dengan memberikan stimulus bagi perekonomian dan pasar ekuitas dalam bentuk penurunan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia sebesar 0,25 ke level 5,5%.

“Langkah ini juga dilakukan oleh sejumlah negara dalam rangka memberikan stimulus demi mengurangi dampak perang dagang global,” ujarnya saat ditemui Majalah Investor di acara Best Syariah 2019 di Balai Kartini Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Tak hanya pasar ekuitas, Zulfa menilai instrumen investasi lain seperti pasar obligasi juga akan berdampak positif. “Suku bunga kemungkinan akan terjaga cukup rendah sehingga semestinya bonds market, pasar fixed income terutama reksa dana yang berbasis obligasi akan sangat baik,” imbuhnya.

Adapun pada instrumen reksa dana berbasis pasar uang, Zulfa menilai penurunan suku bunga merupakan tantangan. Kendati begitu ketimbang berinvestasi pada instrumen deposito, return yang ditawarkan obligasi pasar uang tetap lebih menarik. “Jadi walaupun (returnnya) sama-sama turun, benefit di pasar uang lebih besar,” katanya.

Sebagai pengelola investasi, saat ini Majoris memiliki sebanyak 14 produk investasi, dari jumlah itu sebanyak 8 produk aktif dipasarkan.

Salah satu produk kelolaan Majoris, yakni Majoris JII Syariah Indonesia berhasil menggondol penghargaan Best Syariah 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah Investor di Balai Kartini, pada Kamis (22/8/2019).

Reksa Dana dengan menggunakan Jakarta Islamic Index (JII) sebagai acuan tersebut berhasil menjadi reksa dana terbaik untuk kategori Reksa Dana Syariah ETF dan Indeks Periode 1 Tahun.

Sementara hingga Juni 2019 reksa dana Majoris JII Syariah Indonesia berhasil memperoleh pertumbuhan return 4,55%. Hasil tadi menunjukan reksa dana ini mampu tumbuh di atas indeks acuan. Sebagai catatan, ISSI hanya menguat 2,71% pada periode tersebut. Sementara JII malah negatif akibat tekanan sentimen global, terutama perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok.

 

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA