Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IHSG turun 3,65% tujuh menit setelah dibuka Jumat (28/2/2020). Sumber: BSTV

IHSG turun 3,65% tujuh menit setelah dibuka Jumat (28/2/2020). Sumber: BSTV

Makin Terperosok, IHSG Dibuka ke Level 5.300-an

Gora Kunjana, Jumat, 28 Februari 2020 | 09:10 WIB

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Jumat (28/2/2020) dibuka makin terperosok di zona merah, ke level 5.300-an.

Kelompok saham unggulan yang tergabung dalam Indeks LQ 45 melemah, turun 26,64 poin atau -2,98% di posisi 866,12.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 09.07 WIB, tercatat IHSG berada di level 5.334,22, anjlok  sangat dalam 201,47 poin atau -3,64%.

Sebanyak 294 juta lebih lembar saham telah diperdagangkan, dengan nilai Rp 384 miliar, dan rekuensi 32.353 kali transaksi.

Kinerja bursa Asia pada Jumat pagi (28/2/2020). Sumber: BSTV
Kinerja bursa Asia pada Jumat pagi (28/2/2020). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan IHSG berada di rentang 5.470-5.577 untuk perdagangan Jum’at (28/2).

Analis merekomendasikan Buy MNCN (TP 1.320), MDKA (TP 1.385), SMGR (TP 11.175), dan JSMR (TP 4.900). Sell JPFA (TP 1.410).

Phintraco Sekuritas memperkirakan kecenderungan net sell Investor Asing berlanjut pada perdagangan akhir pekan ini (28/2).

Sejalan dengan hal tersebut, pelemahan IHSG diperkirakan masih dapat berlanjut dengan level support berikutnya di kisaran 5.450.

Fokus utama Investor masih kepada perkembangan wabah COVID-19, terutama di luar wilayah Tiongkok. Hal ini dikhawatirkan memberikan dampak yang lebih besar terhadap global trade dan pertumbuhan ekonomi global.

Dari dalam negeri, terdapat kecenderungan wait and see terhadap realisasi paket kebijakan Pemerintah sebagai upaya meredam dampak negatif wabah COVID-19.

Panin Sekuritas menyebutkan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.621 sampai level 5.753.

Secara teknikal terbentuk pola bearish engulfing, masih belum ada perlawanan arah. Pertimbangkan sejumlah saham-saham berikut yakni DEAL, ITIC, MDKA, dan MIKA.

IHSG ditutup menurun sebesar -153,22 (-2.69%) menuju level 5.535,69 pada perdagangan hari Kamis 27 Februari 2020 kemarin.

Bertahan di atas support 5.621 adalah sebuah prestasi di saat IHSG menurun drastis dengan banyak sekali sentimen negatif.

Oleh karena itu, IHSG mungkin akan rebound pada sesi pertama perdagangan hari ini, namun tidak mengubah kenyataan bahwa pelaku pasar panik setelah uptrend 11 tahun terpatahkan, jadi IHSG masih berpotensi menurun setelahnya.

Selain IHSG, tiga indeks utama lainnya juga jeblok. Indeks LQ45 turun 29,9 poin atau -3,24% di 892.76. Indeks JII melemah 13,88 poin atau -2,34% di 579,72. Dan indeks Investor33 merosot 13,37 poin atau -3,09% di 419,96.

Top 4 market cap saat penutupan pasar Kamis sore (27/2/2020). Sumber: BSTV
Top 4 market cap saat penutupan pasar Kamis sore (27/2/2020). Sumber: BSTV

Kapitalisasi pasar saat penutupan berada di angka Rp 6.400 triliun atau lebih rendah dibandingkan dengan sebelumnya di Rp 6.577 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN