Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi. Foto: Pixabay.

Ilustrasi. Foto: Pixabay.

Manajer Investasi Dukung OJK Tingkatkan 'Governance' Industri Reksa Dana

Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:50 WIB
Ely Rahmawati

JAKARTA, investor.id – Para manajer investasi (MI) mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah untuk semakin meningkatkan governance di ranah investasi pasar modal, khususnya reksa dana. Hal ini sangat penting untuk melindungi nasabah ritel yang justru bertambah pesat di era new normal.

Co-Founder/CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra mengatakan, event tahunan Bareksa-Kontan-OVO 4th Fund Awards tahun ini didedikasikan untuk mendukung OJK terhadap industri reksa dana. “Nasabah ritel bertumbuh signifikan di era new normal, yang didorong oleh pemanfaatan platform digital seperti Bareksa,” kata dia dalam keterangan tertulis.

Karaniya menjelaskan, industri reksa dana berturut-turut dihantam tiga pukulan, sejak September tahun lalu, antara lain berbagai kasus hukum di pasar modal, PSBB pertama dan kedua. “Akan tetapi, berbagai metriks di Bareksa menunjukkan resiliensi e-investasi. Dalam periode Agustus 2019 - September 2020, AUM dan jumlah akun investor Bareksa justru melonjak, masing-masing 85% dan 58%,” ungkap dia.

Saat ini, lanjutnya, AUM produk reksa dana di Bareksa telah mencapai hampir Rp 3 triliun, sedangkan akun nasabah 1,2 juta. Adapun acara Bareksa-Kontan-OVO 4th Fund Awards 2020 merupakan ajang penghargaan tahunan bagi reksa dana dan MI yang menunjukkan performa terbaik dalam setahun terakhir. Termasuk, Tokoh Reksa Dana 2020 yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi yang luar biasa bagi pertumbuhan reksa dana di Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19, acara tahun ini digelar secara virtual pada Rabu, 21 Oktober 2020 pukul 19.00-21.00 WIB melalui Zoom, Youtube, Facebook, dan Instagram Bareksa serta OVO.

Direktur dan Pemimpin Redaksi Kontan Ardian Taufik Gesuri menjelaskan, penilaian penghargaan dilakukan secara independen, obyektif, transparan, dan sama sekali tidak dikaitkan dengan kepentingan komersial apapun. Adapun Dewan Juri terdiri atas Mas Achmad Daniri (Direktur Utama BEI 1999-2002), Lukas Setia Atmadja (Universitas Prasetiya Mulya), dan Ardian Taufik Gesuri (Pemred Kontan).

“Proses penilaian atas penghargaan tahun ini menitikberatkan pada aspek governance dan kemampuan produk reksa dana memberikan imbal hasil dan kinerja yang baik serta berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Ardian. 

Berdasarkan penilaian Dewan Juri, penghargaan dianugerahkan kepada 29 kategori produk reksadana, empat kategori MI dan satu orang tokoh. Total ada 55 penghargaan, termasuk untuk produk reksadana konvensional dan syariah. 

Ajang penghargaan tahun ini menghadirkan OVO, platform pembayaran digital terdepan sebagai co-host, sekaligus menandai satu tahun kerja sama Bareksa dan OVO dalam mendorong transformasi digital investasi di bidang investasi.

Sinergi

CEO OVO Jason Thompson menyampaikan, di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional, sinergi antara pelaku layanan keuangan digital termasuk e-money, e-investasi dan e-commerce menjadi sangat penting. “Sinergi yang optimal tentu akan kian menggerakan ekonomi nasional dan memperdalam inklusi keuangan secara signifikan, mengingat bahwa transformasi digital di skala nasional membutuhkan kerja sama dari seluruh pihak," jelas Jason.

Selain pemberian penghargaan, juga digelar diskusi panel bertajuk "Governance dan Laju e-Investasi di Era New Normal". Sejumlah tokoh menjadi pembicara, antara lain Donny Hutabarat, Direktur Eksekutif Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia; Plt Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu Deni Ridwan; COO Bento/Head of Investment Risk & Business Development Grabinvest Martin Pickrodt; CEO OVO Group Jason Thompson; peneliti Bursa Efek Indonesia Poltak Hotradero; CIO Syailendra Capital Ahmad Solihin; CEO Sucor Asset Management Jemmy Paul Wawointana.

Bareksa adalah marketplace finansial dan investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang telah mendapat lisensi resmi sebagai Agen Penjual Reksa Dana dari Otoritas Jasa Keuangan sejak 2016. Kini, Bareksa menjual lebih dari 120 produk reksa dana dari 33 manajer investasi di Indonesia dan memiliki 900 ribu nasabah.

Selain menjual produk reksa dana, Bareksa juga merupakan salah satu mitra distribusi yang dipercaya oleh Kementerian Keuangan RI untuk menjual Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Bareksa juga menyediakan berbagai layanan untuk penggunanya seperti data market, konten, riset, analisis, berita, dan lainnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN