Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Bersama Zatta Tbk (ZATA) atau Elcorps. (Ilustrasi/Perseroan)

PT Bersama Zatta Tbk (ZATA) atau Elcorps. (Ilustrasi/Perseroan)

Manuver Haji Asep sepanjang November di Bursa, Siapakah Dia?

Selasa, 29 Nov 2022 | 14:11 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Manuver 'Sultan Subang' Asep Sulaeman Sabanda atau Haji Asep sepanjang November ini di pasar saham Indonesia cukup atraktif.

Bagaimana tidak, namanya keluar sebagai pemegang lebih dari 5% saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 22 November 2022. Menurut data itu, Asep Sulaeman Sabanda adalah pemilik 626.031.851 saham BEBS atau 6,96%. Padahal sebelumnya, Haji Asep belum tercatat sebagai pemegang 5% lebih saham Berkah Beton Sadaya.

Baca juga: Punya Cadangan Batu Bara 2,4 Miliar Ton, Berapa Target Produksi BUMI Tahun Depan?

Per 25 November 2022, berdasarkan data KSEI, Haji Asep menggenggam sebanyak 626.356.751 saham BEBS atau 6,96%. Namun jumlah itu berkurang dari data per 24 November 2022, di mana Haji Asep memiliki 631.755.751 saham atau 7,02%. Per 23 November, Haji Asep tercatat memiliki 7,01% saham BEBS.

Advertisement
Asep Sulaeman Sabanda. (Ist)

Asep Sulaeman Sabanda muncul jadi pemegang lebih dari 5% saham BEBS di tengah rencana perseroan untuk menggelar aksi pemecahan nilai nominal saham (stock split).

Selain di Berkah Beton, Haji Asep ialah pengendali sekaligus ultimate beneficiary owner (UBO) dari PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) atau Elcorps. Dia merupakan pemilik dari PT Lembur Sadaya Investama (LSI) yang adalah pemegang saham mayoritas ZATA. Haji Asep sukses membawa perseroan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November kemarin. Anak Haji Asep, Akbar Fatahillah Sabanda, duduk sebagai komisaris utama Elcorps.

Aksi lain Sultan asal Subang itu pun sempat terpantau ketika menambah kepemilikannya atas saham PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE). Data KSEI, per 9 November 2022, menunjukkan bahwa Asep menjadi menggenggam sebanyak 546.679.400 saham IPPE atau 11,88%, bertambah 3.744.400 saham. Soalnya, per 8 November 2022, kepemilikannya masih berjumlah 542.935.000 atau 11,80%. LSI pun pemilik saham IPPE sebanyak 35,22%.

Haji Asep adalah pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihya Subang. Dia merupakan putra asli Subang yang merupakan alumni Gontor yang tamat tahun 1995. Sebelum memutuskan untuk mendirikan pondok pesantren, ia sudah banyak berkiprah di dunia bisnis, baik lokal, nasional, maupun internasional. Selain itu, ia aktif di bidang dakwah melalui pengembangan pendidikan dan ekonomi umat.

Baca juga: CIC Bakal Kuasai 10% Saham BUMI

Lebih lanjut, Asep Sulaeman Sabanda sempat disebut menjabat sebagai direktur utama PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM Group). Adapun SEAM Group bergerak pada empat sektor utama, meliputi infrastruktur, peternakan unggas, properti, dan energi terpadu.

Asep Sulaiman Sabanda tinggal di Desa Cidahu, sekitar 7 km dari pusat kota Subang, Jawa Barat. Warga desa memanggilnya dengan Pak Haji Asep. Akan tetapi, belum ada informasi lebih jauh mengenai Pak Haji Asep ini.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com