Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ultimate Shareholder PT Allo Bank Indonesia Tbk Chairul Tanjung usai right issue Allo Bank di Jakarta, Selasa (11/1/2022). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ultimate Shareholder PT Allo Bank Indonesia Tbk Chairul Tanjung usai right issue Allo Bank di Jakarta, Selasa (11/1/2022). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Masuk 10 Besar, Market Cap Allo Bank (BBHI) Dekati BNI (BBNI)

Senin, 24 Januari 2022 | 16:40 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) sejak akhir pekan lalu dan kini di awal pekan masih berhasil menghuni posisi 10 emiten dengan kapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Capaian tersebut membuat bank digital milik taipan Chairul Tanjung, bersanding dengan emiten bank besar lain, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) , PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), hingga PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Baca juga: Entitas Grup Salim Kuasai 6% Saham Allo Bank (BBHI)

Berdasarkan data BEI pada Jumat (21/1), kapitalisasi pasar BBHI tercatat mencapai Rp 132 triliun dengan pangsa pasar sebesar 1,6%. Nilai ini membuat Allo Bank bertengger di posisi ke-10 besar market cap. Sementara, pada awal pekan ini, Senin (24/1), kapitalisasi pasar BBHI tercatat menurun di Rp 125,08 triliun.

Bahkan, capaian itu juga membuat BBHI sedikit lagi menyalip nilai kapitalisasi pasar dari BBNI, yang berada di peringkat ke-9 dengan nilai dan pangsa pasar yang sama, yakni Rp 132 triliun dengan kenaikan 1,6% pada akhir pekan lalu. Sedangkan, pada awal pekan ini BBNI berhasil naik kapitalisasi pasarnya menjadi Rp 131,08 triliun.

Masuknya BBHI menggeser posisi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek yang pada akhir pekan sebelumnya 14 Januari 2022 bertengger di posisi 10 besar dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 130 triliun. Adapun, pada awal pekan ini, EMTK justru makin ambles ke posisi 12 besar dengan kapitalisasi pasar Rp 113,30 triliun.

Di sisi lain, EMTK tampaknya tak mau digeser dari posisi tersebut. Melalui entitas bank barunya, PT Bank Fama International seiring masuknya A5-DB Holdings, anak usaha Grab Holdings dan Singtel Telecommunications Limited sebagai dua pemegang saham strategis baru, nampaknya EMTK akan bergerilya lagi untuk kembali berada di posisi 10 besar.

Apalagi EMTK juga menegaskan kembali rencana untuk transformasi digital pada Bank Fama. Bila tidak ada aral melintang, bank yang kini masih bermarkas di Bandung tersebut akan disulap menjadi mesin kredit yang berfokus pada segmen nasabah UMKM.

Baca juga: Usai Rights Issue, Allo Bank (BBHI) Kantongi Modal Inti Rp 6 Triliun

Namun, untuk menjadi posisi ke-9, rasanya masih agak sulit. Pasalnya, bank pelat merah PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BBNI) juga mengumumkan rencana pembentukan entitas serupa. Rencana ini akan direalisasikan setelah penguasaan terhadap 63,9% saham Bank Mayora berlaku efektif per Mei 2022 mendatang. Sedangkan, PT Mayora Inti Utama akan menguasai 36,08% saham.
Adapun, Bank Fama dan Bank Mayora menaruh fokus ke segmen UMKM. Sedangkan, bank digital lainnya seperti PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), hingga PT Allo Bank Indonesia (BBHI) menyasar ke segmen ritel khususnya nasabah konsumtif.  

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN