Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Foto: Perseroan.

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Foto: Perseroan.

Masuk Bursa, Triputra Agro Segera Ekspansi Pabrik

Senin, 12 April 2021 | 22:55 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) bakal memanfaatkan sebagian dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham untuk membiayai pembangunan pabrik kelapa sawit anak usahanya, PT Sukses Karya Mandiri (SKM). Dari IPO, Triputra Agro berhasil meraih dana Rp 173,2 miliar.

Triputra Agro tercatat sebagai emiten ke-14 di BEI pada 2021, setelah sukses menggelar IPO sebanyak 866,2 juta saham. Harga IPO sebesar Rp 200 per saham.

Manajemen Triputra Agro menjelaskan, dana yang diperoleh dari IPO saham dialokasikan untuk meningkatkan penyertaan modal pada anak usaha, yaitu PT Agro Multi Persada (AMP). Dana tersebut kemudian disalurkan ke anak usahanya, yaitu PT Sukses Karya Mandiri (SKM), untuk belanja modal dan modal kerja sehubungan dengan pembangunan pabrik SKM di Kalimantan Tengah.

Biaya pembangunan pabrik tersebut diperkirakan sebesar Rp 88 miliar. Adapun modal kerja SKM sehubungan dengan operasional pabrik tersebut sebesar Rp 47 miliar. Pelaksanaan pembangunan direncanakan mulai kuartal II-2021 dan ditargetkan selesai pada 2022. Hingga kini, SKM belum mulai melakukan pembangunan pabrik tersebut. Selain itu, perseroan akan menggunakan sisa dana IPO untuk modal kerja berupa pembelian pupuk.

Dalam pelaksanaan IPO, Triputra Agro menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Perseroan juga menggelar program pemberian saham penghargaan dalam program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah 0,57% dari saham yang ditawarkan dalam IPO sebanyak 4.897.000 saham. Saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan.

Triputra Agro merupakan satu dari beberapa entitas usaha Grup Triputra besutan TP Rachmat di bidang agribisnis. Salah satu perusahaan di bidang agribisnis milik TP Rachmat lainnya adalah PT Kirana Megatara Tbk yang telah lebih dulu melantai di bursa dan memiliki kode efek KMTR.

Triputra Agro merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit, karet dan industri pengolahannya. Perseroan berdiri sejak tahun 2005 dan hingga saat ini telah beroperasi di 24 lokasi perkebunan kelapa sawit dan 1 perkebunan karet, memiliki 15 pabrik kelapa sawit, 1 pabrik RSS dan 4 kantor cabang anak usaha yang berlokasi di Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Per 30 September 2020, volume produksi Triputra Agro Persada termasuk entitasnya untuk tandan buah segar sekitar 1,8 juta ton, crude palm oil (CPO) sekitar 582.247, dan palm kernel sekitar 121.114 ton.

Sementara itu, pada debut perdana perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/4), TAPG dibuka langsung melesat hingga auto rejection atas (ARA) setelah menguat Rp 70 (35%) menjadi Rp 270. Harga tersebut bertahan hingga penutupan bursa. Kenaikan memicu total kapitalisasi pasar perseroan naik menjadi Rp 5,36 triliun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN