Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Matahari Putra Prima memperluas jangkauan layanan favoritnya Chat & Shop oleh Hypermart, Foodmart, Primo, HyFresh, dan SmartClub melalui whatsapp (Chat & Shop) hingga 10 kilometer dari toko terdekat dari sebelumnya 5 kilometer. Foto: BeritaSatu.

Matahari Putra Prima memperluas jangkauan layanan favoritnya Chat & Shop oleh Hypermart, Foodmart, Primo, HyFresh, dan SmartClub melalui whatsapp (Chat & Shop) hingga 10 kilometer dari toko terdekat dari sebelumnya 5 kilometer. Foto: BeritaSatu.

Matahari Putra Prima Ekspansi Layanan Digital

Jumat, 16 Oktober 2020 | 22:28 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana menambah kerja sama dengan penyedia marketplace sebagai strategi ekspansi layanan digital secara nasional. Kontribusi penjualan online terhadap total penjualan ditargetkan meningkat menjadi 10-15% pada akhir 2020 dari saat ini 5-6%.

Director-Corporate Secretary & Public Affairs Matahari Putra Prima Danny Kojongian mengatakan, pandemi Covid-19 membuat perseroan mempercepat adopsi digital dengan memperluas operasi e-commerce. Perseroan juga berinovasi melalui aplikasi belanja whatsapp chat & shop serta park & pick-up.

Pada awal pandemi Maret 2020, perseroan meluncurkan pengiriman cepat melalui express delivery di 20 gerai, kemudian bertambah menjadi 52 gerai. Jenis produk yang difasilitasi oleh pengiriman cepat ini semula hanya 2.000 stock keeping unit (SKU), lalu kini menjadi 4.300-7.000 SKU.

“Kami juga menawarkan jasa next day delivery yang sudah hadir di 95 gerai dengan 7.000 SKU, termasuk produk non-makanan dan produk segar,” kata Danny saat paparan publik virtual, Jumat (16/10).

Untuk whatsapp chat & shop, pelanggan dapat memesan produk melalui Whatsapp di 136 gerai secara nasional. Selain itu, perseroan menghadirkan pengiriman barang ke bagasi mobil di area parkir yang ditentukan. Jasa park & pick up ini mengakomodasi pembelian barang berukuran besar.

Menurut Danny, strategi layanan digital semakin dikembangkan pada Juli melalui aplikasi GrabMart di 27 gerai. Perseroan melihat prospek menjanjikan, sehingga layanan hasil kerja sama dengan Grab ini diperluas secara nasional pada kuartal IV, yang telah melayani 90 gerai per 15 Oktober.

Tak ketinggalan, perseroan menggandeng pemain marketplace besar seperti Shopee untuk meningkatkan penjualan secara online. Kerja sama telah dimulai sejak September di 23 gerai. Pada kuartal IV, kerja sama dengan Shopee diperluas secara nasional, yang mencakup 30 gerai per 15 Oktober.

“Dengan demikian, penjualan melalui Hypermart online, GrabMart, dan Shopee tersedia di 104 gerai secara nasional pada kuartal IV. Saat ini, kami dalam tahap diskusi untuk bergabung dengan platform operator online lain,” jelas dia.

Lebih lanjut Danny mengatakan, mitra seperti GrabMart berhasil meningkatkan transaksi penjualan secara online, yakni terjadi lebih 750 transaksi per hari. Volume transaksi diprediksi terus bertambah seiring dengan tambahan gerai yang menyediakan layanan Grab Mart.

Selama pandemi, Matahari Putra Prima memutuskan tidak membuka gerai baru dan melakukan penutupan sementara gerai tertentu untuk mengurangi kerugian lebih lanjut. Salah satu gerai yang ditutup sementara adalah gerai di kawasan wisata Bali.

Direktur Matahari Putra Prima Herry Senjaya mengatakan, karena penutupan bersifat sementara, perseroan akan kembali membuka gerai-gerai tersebut setelah pandemi berakhir. "Kalau kondisi ritel dan ekonomi kembali kondusif, maka perusahaan akan membuka gerai tersebut akhir tahun ini," tutur dia.

Per Juni 2020, Matahari Putra Prima mengoperasikan 100 gerai Hypermart, 26 gerai Foodmart, dan 10 Hyfresh. Kelompok supermarket ini berkontribusi 96% terhadap total penjualan perseroan. Sementara, pada format grosir, perseroan mengoperasikan 1 SmartClub yang berkontribusi 2%. Sedangkan di kategori convenience store, perseroan memiliki 64 gerai Boston dan 14 gerai FMX yang menyumbang total 2% terhadap penjualan.

Pada 2021, perseroan berencana membangun 16 gerai Hyfresh dengan anggaran Rp 80 miliar. Hyfresh memiliki konsep stand alone yang biasanya dibangun di lokasi hunian. Gerai ini menyasar konsumen segmen menengah ke atas.

Hyfresh dinilai menjadi jaringan toko yang efisien karena ukurannya hanya seluas 500-1.000 meter persegi. Sebagai pembanding, luas Hypermart berkisar 2.500-6.000 meter persegi, sedangkan luas Foodmart sekitar 1.500-2.000 meter persegi.

Komisaris Independen

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Matahari Putra Prima pada Kamis (15/10) mengangkat satu komisaris independen menggantikan satu komisaris yang mengundurkan diri pada agustus lalu. Dengan demikian, susunan dewan komisaris perseroan saat ini adalah Presiden Komisaris Independen John Bellis, Komisaris Independen Dicky Setiadi Moechtar (anggota baru), Komisaris John Riady, Komisaris Fendi Santoso, dan Komisaris Rudy Ramawy.

Sementara itu, tidak ada perubahan pada jajaran dewan direksi perseroan, yakni Presiden Direktur Adrian Suherman, Direktur Herry Senjaya, Direktur Andre Rumantir, dan Direktur Johanes Jany. Adapun Elliot Dickson masih tetap menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) sejak 2018.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN