Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi pengamanan Bitcoin

Ilustrasi pengamanan Bitcoin

Mau Tau Cara Amankan Aset Kripto, Simak Yuk!

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:32 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - Seperti halnya untuk mengamankan aset fisik, investor juga perlu untuk memperhatikan cara mengamankan aset kripto. Sebab selama aset digital masih terkoneksi internet maka ini membuat asetmu sangat rentan dengan ancaman hacker. Jadi, sebagai pengguna investor harus paham benar bagaimana cara mengamankan kunci pribadimu. Berikut adalah beberapa cara mengamankan aset kripto, dikutip dari pintu.co.id, Rabu (26/1)

1.Gunakan Hardware Wallet

Dompet perangkat keras ini adalah benda yang didesain khusus untuk menyimpan aset kripto. Hardware wallet memiliki kemampuan untuk menyimpan kunci pribadi pengguna di perangkat perangkat keras yang aman dengan fitur yang sangat khusus. Salah satu keuntungan utama dibandingkan dompet perangkat lunak standar adalah bahwa mereka kebal terhadap virus komputer yang mencuri dari dompet perangkat lunak.

Pilihan perangkat keras populer antara lain Trezor atau Ledger. Perangkat kecil dan berukuran kunci ini terhubung ke perangkat komputasi kamu melalui kabel USB sambil menawarkan fitur penyimpanan yang aman bersama dengan kenyamanan dompet panas juga.

Baca juga: Aspakrindo Ingatkan Hati-Hati Terhadap Modus Penipuan Berkedok Kripto

2. Simpan Private Keys di luar jaringan internet

Dikarenakan banyak pengguna yang lebih mengenal keamanan fisik daripada digital, maka banyak yang memilih untuk mengubah aset kripto mereka dalam bentuk fisik. Ambil contoh Bitcoin, kunci privat dan publik Bitcoin sebenarnya hanyalah set huruf dan angka yang panjang. Sehingga selama kamu mengetahui set huruf dan angka ini maka kamu bisa mengakses dan mengontrol bitcoin-mu. Banyak yang memilih untuk mencetak huruf dan angka ini di sebuah kertas.

Dengan menyalin kunci privat dan publik dalam secarik kertas, kamu dapat memilih untuk menyimpannya sendiri seperti di dalam brankas atau di tempat rahasia. Cara menyimpan aset kripto seperti ini disebut sebagai cold storage.

3. Backup Wallet

Kesalahan manusia dan kegagalan komputer bisa terjadi. Dalam kasus seperti ini, kamu harus memiliki cadangan dompet. Cadangan dompet dapat membantumu untuk memulihkan dompet bahkan setelah perangkat dicuri. Kamu harus mem-backup dompet kamu terutama kalau kamu masih menggunakan dompet yang terkoneksi internet. Backup wallet dapat berupa 12-24 kata yang kita sebut sebagai seed phrase. Backup dompet kamudi luar dari jaringan internet seperti menulis seed phrase ini di secarik kertas, beberapa orang bahkan mengrafir seed phrase ini di metal agar seed phrase ini tidak mudah rusak.

4. Gunakan Beberapa Wallet

“Jangan menaruh telurmu di satu keranjang”. Pepatah klasik ini tidak hanya berlaku untuk aset fisik, namun juga untuk aset digital. Beberapa pengguna menyimpan aset kripto mereka di beberapa wallet, dan hanya menyimpan sedikit di dalam wallet online. Dengan demikian apabila kamu kehilangan akses salah salah satu dari wallet-mu, maka kamu tidak akan kehilangan seluruh aset yang kamu miliki.

Baca juga: Ini 4 Alasan Mengapa Kripto Berharga dan Memiliki Nilai

5. Gunakan Multisignature

Apabila kamu menyimpan aset kripto dalam jumlah besar, kamu harus mempertimbangkan menggunakan alamat dompet dengan multisignature. Dengan dompet multisignature maka diperlukan beberapa pihak yang menyimpan beberapa private keys untuk satu dompet. Sehingga orang tidak bisa mengambil aset kripto anda tanpa mengetahui seluruh private keys kamu. Sebagai contoh dompet dengan 2 dari 3 multisig berarti dompet tersebut memiliki 3 private keys dan untuk menggunakan dompet tersebut dibutuhkan paling tidak 2 private keys.

6. Warisan

Beberapa orang berpikir jangka panjang untuk memberikan akses aset kripto mereka kepada anak cucu mereka di masa depan. Cara termudah adalah untuk berbagi wallet kamu dengan keluarga kamu menggunakan multisig wallet. Sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan, keluarga masih dapat mengakses aset kripto yang kamu miliki.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN