Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO CoinEx Haipo Yang

CEO CoinEx Haipo Yang

Menakar Kemudahan Perdagangan Berjangka Kripto di CoinEx

Sabtu, 28 Mei 2022 | 11:35 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Banyak bursa kripto menawarkan layanan perdagangan berjangka kripto (futures), tetapi tidak semua serupa. Berdasarkan kajian TokenInsight 2021, “Crypto Trading Industry Annual Review”, bisnis layanan bursa kripto meningkat. Volume perdagangan selama tahun 2021 mencapai US$112 triliun. Separuhnya adalah perdagangan kontrak berjangka (futures contract).

Sedangkan perdagangan kripto di spot market, hanya 43% (US$ 49 triliun). Selain itu, total volume perdagangan kripto meningkat 3,37 kali dari tahun ke tahun.

Secara spesifik, kontrak berjangka telah tumbuh paling banyak hampir 6 kali, daripada spot 2,3 kali, dan kontrak pengiriman hanya 2,36 kali. “Data keseluruhan yang disajikan dalam kajian itu menunjukkan, bahwa pertumbuhan pesat di pasar berjangka kripto terjadi pada tahun 2021. Sekarang telah melampaui pasar spot dan menjadi cara investasi arus utama, yang menunjukkan popularitas pasar yang semakin meningkat,” jelas Haipo Yang, CEO CoinEx, dalam keterangannya, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga: Rusia Pertimbangkan Izin Uang Kripto untuk Pembayaran Internasional

Dalam perdagangan spot, pengguna hanya bisa mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan harga, sementara di futures, pengguna dapat meraih keuntungan dari naik turunnya harga kripto di pasar spot, selama arahnya benar.

Dia menambahkan, saat melakukan perdagangan berjangka, pengguna dapat memilih dari dua posisi sekaligus. Yakni, posisi long untuk proyeksi harga yang naik atau posisi short untuk proyeksi harga yang turun. Di sini juga berlaku fitur leverage (daya ungkit) terhadap modal trader, sehingga menjadi lebih besar. Hal ini tanpa perlu memperdagangkan kriptonya, melainkan hanya berupa kontrak saja.

Menariknya, pasar berjangka itulah yang membuat volume perdagangannya jauh lebih tinggi daripada pasar spot. Pasalnya, ketika harga kripto turun, trader di bursa berjangka bisa mendapatkan keuntungan, berdasarkan posisi dan kontrak yang dibelinya, jika memang proyeksinya selaras.

Namun demikian, menurut Yang, sebagian pasar kripto berjangka masih sangat terfragmentasi di sejumlah bursa. Selain itu tidak memiliki standard terpadu.

Baca juga: Sebelum Berinvestasi, Great Edu Ajak Milenial Mengenali Seluk Beluk Aset Kripto

“Selain itu, kontrak berjangka yang ditawarkan oleh bursa kripto yang berbeda hadir dengan struktur yang berbeda-beda, termasuk syarat dan ketentuannya. Bahkan ada kontrak berjangka terkesan rumit dan membutuhkan biaya pembelajaran yang tinggi. Tetapi di CoinEx yang menawarkan kesederhanaan dan kemudahan, serta tentu saja keamanan, sehingga para pemula di jenis pasar ini realatif cepat mempelajari dan mempraktikannya,” jelas Yang.

Yang mencontohkan, setelah masuk di laman berjangka di CoinEx, lalu memilih kontrak yang diinginkan, sebelum trader memilih margin dan memulai posisi, pengguna bisa menemukan tutorial di bagian kanan laman. Inilah akses pembelajaran gratis untuk trading di CoinEx, khususnya untuk pemula.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN