Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor penjualan rumah BSD. Foto: IST

Kantor penjualan rumah BSD. Foto: IST

Mencermati Perlambatan Kinerja BSD

Parluhutan Situmorang, (elgor)  Sabtu, 16 Mei 2020 | 10:20 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) bakal menghadapi perlambatan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun ini. Hal itu dipengaruhi sejumlah faktor, seperti penurunan permintaan properti dan mulai diberlakukannya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)..

Danareksa Sekuritas memperkirakan penurunan laba bersih BSD menjadi Rp 2,37 triliun tahun ini dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp 2,79 triliun. Namun, pendapatan diperkirakan meningkat dari Rp 7,08 triliun pada 2019 menjadi Rp 8,22 triliun tahun ini.

Adapun perolehan laba bersih perseroan telah mempertimbangkan keuntungan dari perusahaan patungan (joint venture).

Sementara itu, Sinarmas Sekuritas memproyeksikan penurunan laba bersih BSD dari Rp 2,7 triliun pada 2019 menjadi Rp 935 miliar tahun ini. Penjualan juga diperkirakan turun menjadi Rp 5,76 triliun dari Rp 6,48 triliun.

Analis Danareksa Sekuritas Victor Stefano mengungkapkan, perkiraan penurunan pendapatan BSD tahun ini telah terlihat dari realisasi pelemahan pendapatan dari seluruh bisnis, baik pengembangan dan investasi properti, pada kuartal I-2020.

Perseroan membukukan penurunan pendapatan sebesar 8,02% menjadi Rp 1,49 triliun pada kuartal I-2020 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,62 triliun. Sedangkan laba bersih anjlok 58,09% menjadi Rp 259 miliar.

“Realisasi laba bersih tersebut hanya merefleksikan sebesar 11% dari target tahun ini berdasarkan perkiraan kami. Sedangkan didasarkan pertimbangan konsensus analis setara dengan 16%,” tulis Victor dalam risetnya, baru-baru ini.

BSD. Foto: IST
BSD. Foto: IST

Penur unan pendapatan dipengaruhi atas rendahnya pengakuan pendapatan dari pengembangan perumahan dengan penurunan sebesar 9%. Begitu juga dengan pendapatan sewa turun hingga 24%. Penurunan pendapatan tersebut diikuti oleh penurunan margin kotor dari 75% menjadi 69,7% yang berimbas terhadap an- oknya laba bersih perseroan sampai kuartal I-2020.

Terkait penerapan PSAK 72, dia menjelaskan bahwa itu tidak berimbas signifikan terhadap kinerja keuangan BSD. Apalagi, pendapatan perseroan dari penjualan properti bertingkat atau gedung hanya berkisar 10% dari total penjualan.

Proyeksi penurunan kinerja keuangan perseroan juga bakal dipengaruhi oleh penjualan pemasaran (marketing sales) unit properti yang diperkirakan turun menjadi Rp 6,5 triliun tahun ini dibandingkan perkiraan semula Rp 6,8 triliun.

“Penurunan marketing sales tersebut hampir sama dengan realisasi tahun lalu. Target kami di bawah ekspketasi manajemen perseroan mencapai Rp 7,2 triliun,” jelas Victor.

Berbagai faktor tersebut mendorong Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BSDE dengan target harga Rp 900. Target tersebut mempertimbangkan bahwa produk perseroan masih sangat atraktif. Target tersebut mempertimbangkan proyeksi nilai aset bersih (RNAB) perseroan sekitar 71%.

Sementara itu, analis Sinarmas Sekuritas Richardson Raymond mengungkapkan, penurunan kinerja keuangan BSD dipengaruhi dua faktor, yaitu penurunan permintaan properti akibat pandemic Covid-19 dan diberlakukannya PSAK 72.

“Penerapan PSAK 72 membuat akun beban   bunga dan diskon penjualan meningkat menjadi Rp 115 miliar selama kuartal I-2020. Beban tersebut sebenarnya tidak mempengaruhi arus kas, karena akan terhapus setelah unit properti yang dijual diserahkan,” tulis Richardson dalam risetnya.

Perseroan sebelumnya meraih utang US$ 300 juta sepanjang kuartal I-2020. Dana tersebut dimanfaatkan untuk refinance utang yang jatuh tempo pada 2021. Hal ini membuat kas internal perseroan meningkat menjad Rp 10,4 triliun hingga Maret 2020 dan utang bersih senilai Rp 8,8 triliun.

“Dengan menghentikan sementara proses konstruksi beberapa proyek perseroan dan penundaan akusisi lahan tahun ini, likuiditas keuangan perseroan diperkirakan tetap kuat,” jelas dia.

Marigold Condominium, Nava Park BSD. Foto: navaparkbsdcity.com
Marigold Condominium, Nava Park BSD. Foto: navaparkbsdcity.com

Berbagai faktor tersebut mendorong Sinarmas Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BSDE dengan target harga Rp 1.025. Target tersebut merefleksikan diskon perkiraan nilai aktiva bersih (NAV) perseroan mencapai 75%.

Target harga tersebut juga mempertimbangkan penurunan laba bersih perseroan dari Rp 2,7 triliun menjadi Rp 935 miliar tahun ini. Penjualan juga diperkirakan turun menjadi Rp 5,76 triliun pada 2020 dibandingkan perolehan periode sama tahun lalu Rp 6,48 triliun.

Sebelumnya, entitas anak usaha perseroan yakni PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) telah menghentikan kegiatan operasional dua hotel di Jakarta dan Balikpapan. Penghentian operasional akan mulai efektif pada 7 April 2020 lalu. Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya mengatakan, penghentian operasional dilakukan untuk Hotel Le Grandeur Mangga Dua dan Hotel Le Grandeur Balikpapan. Hal ini dilakukan setelah mencermati penurunan signifikan kinerja kedua hotel tersebut dalam tahun terakhir. Aksi ini juga bertujuan untuk mengurangi defisit keuangan.

Guna menghentikan kegiatan operasional kedua hotel tersebut, Duta Pertiwi melalui dua entitas usahanya, yakni PT Sinarwisata Lestari dan PT Sinarwisata Permai, akan melakukan beberapa tahapan. Hermawan menjelaskan, tahapan pertama adalah mengkomunikasikan hal tersebut kepada para pemangku kepentingan, seperti Disnakertrans DKI Jakarta, serikat pekerja, karyawan, vendor dan pelanggan.

“Aksi tahap kedua adalah menyelesaikan kewajiban Sinarwisata Lestari sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada para pemangku kepentingan,” papar Hermawan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN