Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi NFT: Investor Daily

Ilustrasi NFT: Investor Daily

Mengapa NFT Mahal? Ini 5 Faktor Penentunya!

Kamis, 22 September 2022 | 08:54 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Terdapat non fungible token (NFT) yang terjual hingga miliaran rupiah, sementara ada pula yang hanya bernilai beberapa ribu rupiah. Mengapa NFT mahal? Dikutip dari Pintu Academy, berikut 5 faktor yang menyebabkan NFT terjual mahal.

Baca juga: Bukan Ghozali, Apa NFT Pertama di Indonesia?

1.Orisinil (Originality)

Pada dasarnya, NFT merupakan aset digital yang mewakili objek yang terdapat di dunia nyata, misalnya musik, gambar, cuplikan video, gambar bergerak atau GIF, dan lain-lain.

Idealnya, seluruh aset digital yang dijual melalui marketplace NFT adalah merupakan karya orisinil dari sang kreator. Namun tentunya tidak semua penjual NFT menjunjung unsur orisinalitas tersebut. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap harga aset NFT.

2.Unik (Uniqueness)

Selain orisinil, masing-masing aset digital yang dipromosikan melalui platform berbasis NFT memiliki keunikan tersendiri yang sekaligus menjadi daya tarik mereka di mata para kolektor. Keunikan inilah yang memberikan tambahan value bagi masing-masing karya NFT. Semakin tinggi value suatu aset, maka semakin tinggi pula harganya.

Baca juga: Apa NFT Pertama di Dunia yang Pernah Ada?

3.Kelangkaan (Rarity)

Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi rarity, mulai dari tingginya angka permintaan dan keterbatasan penawaran, keunikan dari aset digital, hingga peranan popularitas dari artis yang mempublikasikan aset digital tersebut. Semakin terkenal sang kreator, maka umumnya semakin banyak pula peminat dari aset digital tersebut.

Jika melihat dari kasus viralnya hasil foto pemilik username Ghozali Everyday, rarity dan uniqueness memegang peranan penting yang meningkatkan harga jual koleksi NFT tersebut. Sebagaimana kita ketahui, pemilik username tersebut berfoto dengan pose, ekspresi, dan tempat yang sama selama bertahun-tahun. Hal inilah yang membedakan foto tersebut dari foto selfie pada umumnya.

Baca juga: Apa itu Floor Price NFT? Investor NFT Wajib Tau!

4.Kepemilikan (Ownership)

Fakta lain yang harus dipahami oleh para pengguna sistem maupun aplikasi berbasis NFT ialah kenyataan bahwa NFT tidak dapat dipertukarkan. Hal ini berarti hak kepemilikan setiap aset digital yang diperjualbelikan melalui platform berbasis NFT benar-benar murni dimiliki oleh sang kreator.

Misalnya, kamu ingin berinvestasi pada karya seni buatan Picasso. Mungkin terdapat banyak sekali salinan karya seninya, namun sebagai penggemar karya seni buatan Picasso, tentunya kamu akan bisa melihat ciri khas dan sentuhan khusus dari lukisan tesebut yang tidak bisa disalin oleh orang lain. Hal inilah yang menjadikan lukisan karya Picasso menjadi berharga dan tak tergantikan.

5.Nilai Kegunaan (Utility)

Terakhir, faktor nilai kegunaan (utility) juga dapat menjadikan harga NFT mahal. Nilai kegunaan NFT berasal dari aplikasi nyatanya, baik di dunia fisik maupun digital. Misalnya, beberapa jenis NFT bertema game, seperti karakter, mantra, atau skill tertentu tidak hanya dapat dijadikan sebagai sekedar koleksi melainkan juga digunakan dalam permainan.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com