Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). (Fur)

PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). (Fur)

Mengintip Rencana dan Sasaran Golden Energy (GEMS) Tahun Depan

Selasa, 22 Nov 2022 | 20:27 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Emiten Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) siapkan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar US$ 25 juta pada tahun 2023 mendatang. Ekspansi sejalan dengan fokus perseroan untuk mengoptimalkan cadangan batu bara.

Presiden Direktur Golden Energy Mines Bonifasius mengatakan, bahwa tahun depan perseroan berharap dapat memproduksi batu bara lebih dari 40 juta ton, jumlah tersebut juga menjadi target dari produksi perseroan pada 2022. Maka dari itu, capex sebesar US$ 25 juta yang bersumber dari internal ini sebagian besar akan digunakan oleh perseroan untuk pengembangan infrastruktur.

Baca juga: Emiten TP Rachmat (ASLC) Lihat Peluang Menjanjikan

“Tahun depan pasti akan lebih tinggi dari tahun 2022, minimal pada sama pada tahun 2022 yakni 40 juta ton. Kuartal I-2023 nanti kami akan mengajukan revisi,” jelasnya kepada Investor Daily, Selasa (22/11/2022).

Advertisement

Ia menambahkan, hingga Oktober 2022, perseroan berhasil merealisasikan 97% produksi batu bara dari beberapa konsesi yakni PT Borneo Indobara (BIB) dengan luasan lahan sebesar 24,100 hektare (ha) yang berlokasi di Kalimantan Selatan. BIB hingga September 2022 berhasil menyumbang hingga 25,4 ton.

Kemudian konsesi terbesar kedua yakni PT Barasentosa Lestari dengan luasan lahan sebesar 23,300 ha yang berlokasi di Sumatera Selatan. Sementara tiga konsesi lainnya yakni PT Kuansing Inti Makmur, PT Trisula Kencana Sakti dan PT Wahana Rimba Lestari dan PT Berkat Satria Abadi (EMS GRoup) masing-masing memiliki konsesi 24,100 ha, 2,610 ha, dan 4,739 ha.

Lebih lanjut, Bonifasius menjelaskan, untuk komposisi penjualan pada tahun depan kurang lebih akan sama dengan tahun ini. Di mana sebagian besar penjualan batu bara dari GEMS diekspor ke Tiongkok dan sisanya kepada domestik. “Kurang lebih akan tetap sama kita akan menangkap potensi pasar lokal karena itu potensi yang bagus dan market Asia Tenggara,” ujarnya.

Untuk diketahui hingga kuartal III-2022, Golden Energy Mines membukukan pendapatan dari kontrak pelanggan senilai US$ 2,064 miliar sampai dengan kuartal III-2022. Melesat 95% secara year on year (yoy) dari US$ 1,057 miliar.

Dalam laporan keuangan per 30 September 2022, emiten Grup Sinar Mas itu mencatatkan beban pokok penjualan US$ 1,132 miliar, juga melambung dari posisi kuartal I-2021 US$ 572,19 juta. Laba bruto tercatat US$ 931,69 juta, meningkat ketimbang realisasi 9 bulan 2021 senilai US$ 485,45 juta.

Sedangkan, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 472,87 juta, melonjak 140,6% dari kuartal III-2021 US$ 196,52 juta. Ia melanjutkan, untuk target pendapatan pada tahun ini perseroan belum bisa menyebutkan.

Baca juga: Tumbuh 13%, Tower Bersama (TBIG) telah Raup Keuntungan Rp 1,22 Triliun

“Namun melihat harga jual pada kuartal III-2022 hingga saat ini yang masih bagus, estimasi pertumbuhan pendapatan pada akhir tahun 2022 dapat mencapai single digit,” pungkasnya.

Sebelumnya, GEMS mengumumkan pembagian dividen interim 3 tahun buku 2022 sejumlah Rp 1,55 triliun. Pembayaran dividen interim tanggal 17 November 2022.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com