Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
bursa berjangka

bursa berjangka

Mentari Mulia-JFX Sosialisasi Potensi Perdagangan Berjangka Komoditi

Kamis, 5 Desember 2019 | 21:57 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Mentari Mulia Berjangka, bekerja sama dengan PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Future Exchange/ JFX) mendorong sosialisasi potensi perdagangan berjangka komoditi (PBK) kepada masyarakat dan investor.

Sosialisasi tersebut dilakukan di Indonesia Derivative Reach International Market Summit 2019 yang digelar di Jakarta, Kamis (5/12).

Presiden Direktur Mentari Mulia Berjangka Ofik Taufiqurohman mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap PBK dapat ditandai melalui naiknya volume transaksi baik di JFX ataupun di Bursa Berjangka Derivatif Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir. “Semakin tingginya minat masyarakat untuk terlibat dalam PBK, terlihat dalam tren lonjakan kontrak multirateral dan kontrak sistem perdagangan alternatif (SPA),” ujar Ofik dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (5/12).

Ofik menjelaskan, menurut data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), transaksi pada JFX dan Bursa Berjangka Derivatif Indonesia (BKDI) hingga Agustus 2019 tercatat sebesar 7.04 juta lot. “Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat seiring masifnya upaya sosialisasi dan edukasi terkait pilihan investasi PBK,” tandasnya.

Senada, Presiden Direktur JFX Stephanus Paulus Lumintang menyatakan, melalui acara ini diharapkan dapat memberikan sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan mengenai industri PBK kepada masyarakat. “Sebelum kita mencintai investasi di Bursa Berjangka, lebih baik kita mengenal lebih dahulu seluk beluk PBK,” ungkap Paulus. 

Dalam kesempatan yang sama, PT Mentari Mulia Berjangka juga menandatangani nota kesepahaman dengan First Gold yang diarahkan kepada pengembangan PBK dalam negeri dan edukasi kepada masyarakat luas. Adapun First Gold merupakan perusahaan konsultan di perdagangan berjangka.

Ofik menegaskan Mentari Mulia Berjangka terus bersinergi dan berkomitmen untuk terus melanjutkan edukasi tentang derivatif dan perdagangan berjangka demi mengembangkan potensi pasar derivatif di Indonesia hingga internasional. “Apalagi BBJ terus memperluas kerja sama dengan beberapa bursa berjangka luar negeri. Harapannya, investor asing akan semakin banyak masuk ke perdagangan berjangka dalam negeri,” kata Ofik.

Lebih lanjut Ofik memproyeksikan untuk tahun 2020 total transaksi PBK di Mentari Mulia diharapkan dapat meningkat dua kali lipat. “Kami di tahun ini, total transaksi perbulannya bisa mencapai 5000-6000 lot, tahun depan bisa 7000-10.000 lot,” kata dia.

Sementara itu Paulus menyatakan, dalam waktu dekat JFX akan fokus kepada pasar fisik Minyak Sawit mentah (Crude Palm Oil/ CPO). Hal tersebut dimulai dari kerja sama bersama Bursa Derivatif Singapura, Asia Pasific Exchange (APEX) yang disepakati belum lama ini. “Ya memang kita akan fokus kesana, setelah pasar fisik Timah mulai menjadi ceriminan London Metal Exchange,” ujar Paulus.

Sebagai informasi, Mentari Mulia Berjangka merupakan pialang yang menawarkan produk derivatif dalam bentuk forex, emas, perak, indeks saham dan komoditi multilateral. Perusahaan pun menjadi anggota PT Kliring Berjangka Indonesia untuk menjaminkan keamanan transaksinya.

Adapun dalam forum internasional ini dihadiri oleh Director of Cambodia Derivative Exchange, Deputy Director of China Credit Research Center Du Liqun, President Director of Securities and Exchange Commission of Cambodia Sou Socheat.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN